Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Viral Patung Penyu Miliaran Rupiah Isi Kardus di Sukabumi, Dedi Mulyadi Perintahkan Inspektorat untuk Audit

Desi Rossilawati
Kamis, 6 Maret 2025 | 12:45 WIB
Bagikan
Viral Patung Penyu Miliaran Rupiah Isi Kardus di Sukabumi, Dedi Mulyadi Perintahkan Inspektorat untuk Audit
VISI.NEWS | SUKABUMI - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan inspektorat Jawa Barat (Jabar) untuk mengaudit kegiatan pembangunan Alun-Alun Gadobangkong yang didalamnya terdapat patung penyu viral. Patung penyu itu tengah menjadi sorotan karena materialnya dari kardus serta rangkanya bambu. Disebut-sebut kalau patung penyu dibuat dengan anggaran mencapai miliaran rupiah. “Mengenai ramai patung penyu isinya kardus, saya tidak akan memberikan komentar terlalu panjang. Saya sudah meminta inspektorat Provinsi Jawa Barat untuk turun ke ke lapangan mengaudit kegiatan proyek tersebut,” ujar Dedi dikutip dari akun media sosialnya, Kamis (4/3/2025). Dedi menyatakan hasil audit itu akan disampaikan kepada masyarakat agar masyarakat mendapat penjelasan yang objektif, tidak bersifat praduga dan tidak bersifat fitnah. ”Saya akan senantiasa mengedepankan prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas. Untuk itu mohon sabar menunggu hasil auditnya, dan bagi saya hasil audit itu menjadi landasan melakukan langkah-langkah berikutnya,” ujarnya.

Kegiatan Pemprov Jabar

Patung penyu di alun-alun Gado Bangkong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menjadi sorotan. Patung tersebut dalam keadaan rusak pada bagian tempurungnya hingga terlihat material didalamnya. Dari video yang beredar, patung itu berisi kardus dengan rangka bambu. Sorotan tertuju pada patung penyu karena disebut-sebut anggaran pembuatannya mencapai Rp 15,6 miliar. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman menegaskan anggaran Rp 15,6 miliar bukan hanya untuk pembuatan patung penyu. Menurut dia, anggaran itu mencakup dari seluruh kegiatan penataan pantai Gado Bangkong, termasuk pembangunan alun-alun Gado Bangkong yang didalamnya ada patung penyu. “Nilai Rp 15,6 miliar bukan hanya penyunya, tapi adalah Gado Bangkong secara keseluruhan,” kata Ade kepada visi.news di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Rabu (5/3/2025). Lebih lanjut Ade menyatakan penataan Gado Bangkong merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Oleh karena itu, pelaksana kegiatannya pun ditunjuk oleh pemprov. Ketika kegiatan rampung, selanjutnya dilakukan serah terima dari Pemprov kepada Pemkab Sukabumi pada September 2024. Sehingga kata Ade, Pemkab Sukabumi sebagai penerima manfaat. “Kita menerima manfaat, segala sesuatunya itu dari provinsi,” ujarnya.

Diperbaiki Kontraktor

Pihak kontraktor PT Lingkar Persada KSO Adhi Makmur buka suara terkait dengan patung penyu di Alun-Alun Gado Bangkong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Kontraktor menyatakan patung penyu yang merupakan ornamen itu dibuat dengan biaya puluhan juta rupiah, bukan miliaran seperti narasi yang selama ini beredar. “Sehubungan dengan isu bahwa ornamen penyu di Alun-Alun Gadobangkong dibangun dengan anggaran miliaran rupiah, kami tegaskan bahwa biaya pembuatannya hanya sekitar Rp 30 juta, sesuai dengan spesifikasi proyek yang telah ditetapkan,” kata Imran Firdaus, pihak kontraktor. Selanjutnya tentang material patung penyu, kontraktor menyebut bahan atau material utamanya terdiri dari resin dan fiberglass. Kedua material ini umum digunakan untuk patung dan ornamen luar ruangan karena daya tahannya terhadap cuaca ekstrem. “Terkait kardus dan bambu yang terlihat dalam video yang beredar, kami tegaskan bahwa material tersebut bukanlah bagian dari struktur utama ornamen, melainkan hanya alat bantu dalam proses cetakan awal untuk membentuk penyu,” ujarnya. Secara logis, jika ornamen ini benar-benar terbuat dari kardus, tidak mungkin bisa bertahan lebih dari satu tahun menghadapi hujan lebat, panas terik, dan kondisi pesisir yang ekstrem. Menurut kontraktor, patung penyu itu rusak akibat ulah pengunjung yang naik lalu berfoto. “Kami juga mengingatkan bahwa ornamen ini bukan untuk dinaiki oleh pengunjung. Sayangnya, banyak pengunjung yang memanjat dan berswafoto di atas ornamen ini, sehingga menyebabkan tekanan berlebih yang mempercepat kerusakan,” ujarnya. Kini patung penyu yang hanya berjumlah satu buah itu sedang diperbaiki oleh pihak kontraktor. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.