Vaksin Covid-19 yang Dikembangkan WestVac BioPharma Memiliki Titer Antibodi Penetralisasi Virus dalam Jumlah Banyak untuk Melawan Omicron

ED
Senin, 27 Desember 2021 | 14:11 WIB
Bagikan
Vaksin Covid-19 yang Dikembangkan WestVac BioPharma Memiliki Titer Antibodi Penetralisasi Virus dalam Jumlah Banyak untuk Melawan Omicron

VISI.NEWS | CHENGDU - WestVac BioPharma Co., Ltd. berhasil membuat perkembangan penting dalam vaksin Covid-19 generasi kedua yang melawan galur mutasi Omicron.

Vaksin ini berasal dari teknologi vaksin generasi kelima terbaru, menyasar protein S-RBD dari galur mutasi Covid-19. Antigen vaksin subunit trimer ini secara cermat dirancang berdasarkan struktur tersebut. Produksi vaksin berskala luas menggunakan teknologi sel serangga (insect cell production) mutakhir yang banyak dipakai di dunia, serta berkoordinasi dengan adjuvan vaksin baru di tingkat internasional.

Vaksin tersebut memicu produksi titer antibodi penetralisasi virus dalam jumlah banyak setelah hewan diimunisasi, seperti tikus atau monyet. Antibodi penetralisasi virus yang melawan varian Omicron dapat mencapai puluhan ribu (saat darah terdilusi hingga 10.000 kali, antibodi ini masih mampu mencegah virus menulari sel).

Seperti yang telah diketahui, vaksin dengan kandungan puluhan ribu antibodi penetralisasi virus yang mencegah varian Brazil, Afrika Selatan, Delta, dan galur mutasi Euvirus lainnya, berpotensi menjadi vaksin Covid-19 universal yang sanggup melawan berbagai galur mutasi.

Virus yang dikembangkan WestVac Biopharma ini juga menjadi vaksin Covid-19 pertama di dunia yang memiliki titer antibodi penetralisasi virus dalam jumlah banyak untuk mencegah varian Omicron. Uji coba pada hewan telah dilakukan dengan melibatkan sederet vaksinasi yang memakai beragam jenis vaksin Covid-19.

Dalam uji coba ini, dua dosis vaksin mRNA/inactivated, atau satu dosis vaksin adenovirus, disusul penggunaan vaksin buatan WestVac Biopharma, cepat mengaktifkan respons imun dan menghasilkan antibodi penetralisasi virus dalam jumlah yang lebih banyak ketimbang vaksin lain dengan tipe yang sama.

Vaksin tersebut telah menyelesaikan tahap riset dan tengah dipersiapkan dalam skala luas. Proses produksinya berjalan stabil, serta telah tersertifikasi National Institutes for Food and Drug Control; riset farmakodinamik terhadap imunogenisitas dan proteksi tikus, mencit, dan monyet, serta evaluasi keamanan praklinis juga telah selesai; menurut perkiraan, vaksin tersebut segera memasuki tahap uji klinis pada awal 2022.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.