Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Usai Resmikan Pesantren, PCINU Jepang Langsung Gelar PDPKPNU dan PMKNU

ED
Selasa, 7 Mei 2024 | 08:44 WIB
Bagikan
Usai Resmikan Pesantren, PCINU Jepang Langsung Gelar PDPKPNU dan PMKNU
VISI.NEWS | IBARAKI, JEPANG - Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang menggelar kegiatan Pendidikan Dasar Pendidikan Penggerak Kader Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) dan Pendidikan Menengah Kader Nahdlatul Ulama (PMKNU) di Pesantren NU Jepang dan Masjid NU At-Taqwa, Koga, Ibaraki, pada Kamis-Sabtu (3-5/5/2024). Ketua PCINU Jepang, Achmad Ghazali, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian yang diawali dengan peresmian pesantren NU pertama di Jepang. Tujuan dari peresmian tersebut adalah untuk memberikan semangat pendidikan kepada para peserta serta membangun ruh pesantren di Jepang. Menurut Ghazali, program kaderisasi ini didorong oleh beberapa faktor, termasuk semakin meluasnya struktur NU di Jepang yang membutuhkan peningkatan kemampuan organisasi para kadernya. Selain itu, dengan adanya masjid dan pesantren, diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang dapat menghidupkan ruh pesantren. "Saya harap setelah pengkaderan peserta lebih semangat dalam berkhidmat dan memiliki kesadaran kesukarelaan dalam dakwah dan khidmat di Jepang," ungkap Ghazali dalam keterangannya kepada NU Online, Senin (6/5/2024). Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua PBNU KH Masyhuri Malik, menekankan pentingnya berkhidmat dalam NU. "NU tidak butuh kita, kitalah yang butuh NU. Tentunya menjadi harapan kita semua nanti di akhirat kelak bahwa kita bisa berkumpul dengan orang-orang shalih, seperti kiai Hasyim Asy'ari, pendiri NU," papar dia. PD-PKPNU dan PMKNU menghadirkan 8 kiai  untuk memberikan materi tentang Islam Ahlussunnah wal-Jamaah An-nahdliyah kepada 60 warga NU di Jepang. Delapan kiai yang menjadi Tim Kaderisasi PBNU yang hadir di lokasi pengkaderan adalah Ketua PBNU KH Masyhuri Malik, Ketua PBNU KH Miftah Faqih, Ketua PBNU Muhammad Faesal, Wakil Sekjen PBNU KH Ahmad Syarif Munawi, Wakil Sekjen PBNU KH Amir Ma'ruf, Instruktur Nasional PMKNU PBNU Heri Kuswara, Instruktur Nasional PD-PKPNU Mukhlis Yusuf Arbi, dan Koordinator Tim Asistensi PMKNU Akes Damianto. KH Miftah Faqih, salah satu kiai yang hadir, memberikan apresiasi terhadap PCINU Jepang. Ia melihat potensi besar dalam pengembangan NU di Jepang melalui PCINU dan MWCINU di berbagai wilayah. "Pengkaderan di Jepang sangat luar biasa. PCINU Jepang yang terdiri dari berbagai latar belakang merupakan suatu kekayaan yang perlu didorong untuk bisa melakukan perkhidmatan di Jepang. Saya melihat pengurus PCINU tidak elitis. Ada harapan berkembangnya NU di Jepang melalui PCINU dan MWCINU-MWCINU di Jepang," bebernya. Peserta dari berbagai daerah di Jepang, mulai dari Fukuoka hingga Hokkaido, hadir dalam kegiatan ini. Salah satu peserta, Nanda dari Hokkaido, mengungkapkan kesan positifnya dan semangat untuk berkhidmat dalam NU, khususnya di daerah yang menjadi minoritas Muslim di Jepang. "Saya belajar banyak tentang ke-NU-an. Mulai dari tujuan kegiatan sampai ke output yang diharapkan. Semangat berkhidmat di NU merupakan salah satu upaya kita meneruskan dakwah Nabi Muhammad SAW, khususnya di negeri Muslim minoritas, hingga ke daerah utara Jepang yang memiliki potensi besar dalam penyebarluasan cinta kasih yang dibawa agama Islam," paparnya. @mpa/nu.or.id

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.