Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Usai Ratusan Pelajar Keracunan MBG, Dedi Mulyadi Minta Minta Kemenkes Lakukan Audit

Desi Rossilawati
Jumat, 2 Mei 2025 | 13:59 WIB
Bagikan
Usai Ratusan Pelajar Keracunan MBG, Dedi Mulyadi Minta Minta Kemenkes Lakukan Audit

VISI.NEWS | BANDUNG - Ratusan pelajar di Jawa Barat alami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keracunan diketahui terjadi di Kabupaten Cianjur, Kota Bandung, dan terbaru di Tasikmalaya. Para korban keracunan pun harus dirawat di Puskesmas dan di Rumah Sakit.

Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jawa Barat pun menuturkan bahwa Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar sudah menyampaikan supaya Kementerian Kesehatan melakukan audit.

"Sudah itu, pemerintah pusat Pak Muhaimin Iskandar (Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat) sudah berbicara itu kan. Ranahnya ranah pemerintah pusat," ujar Dedi, dikutip dalam keterangannya, Jumat (2/5/2025).

"Pak Muhaimin Iskandar sudah menyampaikan agar Kementerian Kesehatan melakukan pemeriksaan dan audit, kan sudah menyampaikan," lanjutnya.

Keracunan di Cianjur

Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur mencatat ada sebanyak 79 siswa yang jalani perawatan di rumah sakit setelah mengonsumsi MBG pada akhir April 2025 lalu.

Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Cianjur, Frida Laila Yahya menuturkan bahwa keracunan dialami oleh siswa MAN 1 Cianjur dan SMP PGRI 1 Cianjur.

"Dari ke 79 pelajar tersebut, 60 diantaranya siswa MAN 1 Cianjur, dan 19 SMP PGRI 1 Cianjur," upapnya

"Puluhan siswa tersebut menjalani perawatan dua rumah sakit, yaitu RSUD Sayang Cianjur dan RS Bhayangkara," tambahnya.

Ia menuturkan, pihak Dinas Kesehatan juga melakukan penanganan dan terus mengawasi perkembangan kesehatan para korban.

"Kita juga tetap melakukan penanganan dan serta terus mengawasi para korban gejala ringan, atau pun yang sudah dinyatakan sembuh," katanya.

Keracunan di Bandung

Sementara itu, 342 siswa dan dua guru SMPN 35 Bandung alami keracunan MBG.

Beruntung, mereka tak menjalani perawatan di rumah sakit karena sudah pulih.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengaku prihatin atas kejadian keracunan massal di SMPN 35 Bandung ini.

Ia juga meminta pengawasan terhadap pelaksanaan MBG diperketat.

"Ada 30 kelas pelajar SMPN 35 Bandung keracunan. Saya langsung koordinasi dengan semua pihak dan mengecek kondisi pelajar," ujar Farhan.

Meski tak punya kewenangan, ujar Farhan, pihak Pemkot Bandung akan melakukan pengawasan lebih ketat untuk melindungi para pelajar.

"Walau tidak punya kewenangan menindak tapi Pemkot akan mengawasi lebih ketat karena yang mengkonsumsi makanan adalah warga Kota Bandung, karena merupakan tugas Pemkot melindungi anak-anak pelajar," katanya.

400 Siswa di Tasikmalaya Keracunan

Terbaru ini, 400 pelajar di Kecamatan Rajapolah, Tasikmalaya dilaporkan alami keracunan MBG.

"Sementara kami mendapat informasi sekitar 400 orang yang tercatat, itu memang kami sudah menurunkan tim ke lapangan dan mengkroscek tentunya bersama dengan kecamatan yang sebenarnya terjadi itu apa," ucap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Dadan Wardana, Jumat (2/5/2025).

Menurut informasi saat ini pihaknya tengah menunggu hasil laboratorium dan data terbaru jumlah pelajar yang dirawat karena keracunan MBG.

"Tentu kita menunggu hasil lab dan butuh waktu," kata Dadan.

"Karena sampel makanan sudah dibawa untuk dilakukan pengujian," tuturnya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.