Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Usai Kesepakatan Tarif, China Longgarkan Pembelian Boeing

Desi Rossilawati
Selasa, 13 Mei 2025 | 22:30 WIB
Bagikan
Usai Kesepakatan Tarif, China Longgarkan Pembelian Boeing
VISI.NEWS | CHINA - Pemerintah China resmi mencabut larangan bagi maskapai penerbangan domestik untuk menerima pesawat baru dari produsen Amerika Serikat, Boeing. Keputusan ini diumumkan menyusul kesepakatan antara Beijing dan Washington untuk menurunkan tarif impor sebagai bagian dari langkah meredakan ketegangan perang dagang yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Dilaporkan Bloomberg News, sejumlah pejabat China telah memberi lampu hijau kepada maskapai lokal untuk kembali melanjutkan pemesanan pesawat Boeing. Larangan sebelumnya diberlakukan sebagai respons atas saling balas tarif tinggi antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia tersebut. Pelonggaran ini terjadi hanya sehari setelah pertemuan penting antara kedua negara di Jenewa. Dalam negosiasi itu, Amerika Serikat sepakat menurunkan tarif impor dari 145 persen menjadi 30 persen. Sebagai balasan, China juga memangkas tarifnya terhadap produk AS dari 125 persen menjadi 10 persen. Presiden AS Donald Trump menyebut kesepakatan ini sebagai 'perubahan total' dalam arah hubungan dagang dengan China. Ia juga mengonfirmasi bahwa pertemuan lanjutan dengan Presiden China Xi Jinping tengah disiapkan. Sementara itu, CEO Boeing, Kelly Ortberg, dalam pernyataan bulan lalu menyatakan target pengiriman sekitar 50 unit pesawat ke China sepanjang 2025. Namun hingga kini, Boeing belum memberikan tanggapan resmi terkait pencabutan larangan tersebut. Begitu pula dengan Kementerian Luar Negeri China yang belum mengeluarkan pernyataan tambahan. Langkah ini dinilai sebagai sinyal positif bagi industri aviasi dan perdagangan global, serta membuka peluang bagi pemulihan hubungan ekonomi kedua negara yang selama ini terguncang akibat kebijakan proteksionis. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.