Update Gempa Sumedang, 248 Rumah Rusak dan 456 Warga Mengungsi
VISI.NEWS | SUMEDANG - Gempa bumi berkekuatan M 2,7 yang mengguncang Kabupaten Sumedang pada Minggu (31/12/2023) malam masih menyisakan dampak yang dirasakan hingga Senin (1/1/2024). Berdasarkan data yang diterima, jumlah rumah yang rusak akibat gempa mencapai 248 unit, terdiri dari 138 rumah rusak ringan dan 110 rumah rusak berat.
Selain itu, sebanyak 456 warga harus mengungsi karena rumahnya tidak layak huni atau berada di zona rawan longsor. Mereka tersebar di beberapa titik pengungsian yang disediakan oleh pemerintah daerah dan relawan.
"Kami terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak gempa. Kami juga mengimbau warga untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan," kata Pj. Bupati Sumedang, Herman Suryatman.
Herman mengatakan, pihaknya telah menyalurkan bantuan berupa tenda, selimut, makanan, air bersih, masker, dan obat-obatan kepada warga yang mengungsi. Ia juga mengapresiasi kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan relawan dalam penanganan bencana gempa.
"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu warga kami yang terkena musibah. Kami berharap bencana ini segera berakhir dan warga bisa kembali ke rumahnya dengan aman," ucap Herman.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno, mengatakan, pihaknya telah melakukan pendataan terhadap korban jiwa akibat gempa. Ia menyebutkan, ada 3 warga yang mengalami luka ringan akibat gempa, dengan dua orang di antaranya dirawat di RSUD Sumedang dan RS Santosa Bandung.
"Kami sudah membawa mereka ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Alhamdulillah, kondisi mereka sudah stabil dan tidak mengalami luka serius," tutur Atang
Dia juga menginformasikan, pihaknya telah melakukan penilaian terhadap kerusakan rumah warga. Ia mengatakan, rumah yang rusak berat akan mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!