Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

Uji Coba Panen Padi dengan Mesin Combine Harvester di Solokan Jeruk

ED
Jumat, 1 November 2024 | 13:38 WIB
Bagikan
Uji Coba Panen Padi dengan Mesin Combine Harvester di Solokan Jeruk

VISI.NEWS | KAB BANDUNG - Salah satu lahan sawah di Kabupaten Bandung sedang melakukan uji coba memanen padi menggunakan mesin combine harvester tepatnya di daerah Solokan Jeruk, Jum'at (1/10/2024).

Mesin combine ini merupakan alat untuk memanen tanaman padi dengan menggabungkan tiga operasi berbeda dalam satu rangkaian, yaitu menuai, merontokkan, dan menampi. Uji coba ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi modern dalam bidang pertanian kepada para petani setempat.

Mesin combine harvester memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan metode panen tradisional. Salah satu keunggulannya adalah efisiensi waktu. Jika menggunakan metode tradisional, petani memerlukan waktu lebih lama dan lebih banyak tenaga kerja.

Namun, dengan mesin combine, petani hanya membutuhkan waktu sekitar 1-2 jam untuk memanen padi di lahan seluas 1 hektar, dan hanya memerlukan 2-4 orang untuk mengoperasikannya.

Selain efisiensi waktu, mesin combine harvester juga lebih menghemat biaya. Penggunaan mesin ini hanya memerlukan biaya sekitar 1,6 juta rupiah per hektar, sedangkan dengan metode tradisional, biaya yang dibutuhkan mencapai sekitar 2,5 juta rupiah per hektar dan membutuhkan 20-30 orang tenaga kerja.

Dengan demikian, penggunaan mesin combine harvester dapat memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi para petani.

Dalam uji coba ini, para petani terlihat antusias mencoba mesin combine harvester. Mereka berharap teknologi ini dapat membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja mereka di masa depan.

Salah satu petani yang ikut serta dalam uji coba, Budi mengungkapkan bahwa mesin combine harvester sangat membantu dalam mengurangi beban kerja dan menghemat biaya panen.

"Kami sangat terbantu dengan adanya mesin ini. Semoga ke depannya teknologi ini bisa terus digunakan," ujarnya. @berlin

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.