Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026

UI Sesalkan Aksi Dokter PPDS yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

Desi Rossilawati
Jumat, 18 April 2025 | 17:03 WIB
Bagikan
UI Sesalkan Aksi Dokter PPDS yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual
VISI.NEWS | JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) mengonfirmasi bahwa dokter program pendidikan dokter spesialis (PPDS) yang menjadi pelaku dalam kasus perekaman tak senonoh terhadap seorang mahasiswi merupakan mahasiswa aktif di kampus tersebut. Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Arie Afriansyah, menyatakan keprihatinannya terhadap insiden tersebut yang menurutnya merupakan pelanggaran serius dan harus ditangani secara menyeluruh. "Terkait kasus ini, UI sangat prihatin dan menyesalkan adanya laporan dugaan pelecehan seksual yang melibatkan salah satu mahasiswa kami. Ini adalah hal serius dan harus segera ditindaklanjuti," ujar Arie, Jumat (18/4/2025). "Karena kasus ini masih dalam proses penanganan, kami belum dapat memberikan tanggapan lebih lanjut untuk menjaga privasi semua pihak yang terlibat," tambahnya. Diketahui, Polres Metro Jakarta Pusat telah menetapkan pelaku berinisial MAES sebagai tersangka. Pelaku ditahan sejak 17 April 2025 dan dijerat dengan Undang-Undang Pornografi. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menyebut pelaku dijerat Pasal 29 jo. Pasal 4 ayat (1) dan Pasal 35 jo. Pasal 9 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. UI menyatakan harapannya agar kasus ini dapat segera diselesaikan oleh pihak berwenang dan menjadi pelajaran agar insiden serupa tidak terulang di masa depan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.