Twilio: Mayoritas Pemasar Digital Indonesia Sudah Antisipasi Berakhirnya Era  Cookie Pihak Ketiga

ED
Senin, 24 Juli 2023 | 22:45 WIB
Bagikan
Twilio: Mayoritas Pemasar Digital Indonesia Sudah Antisipasi Berakhirnya Era  Cookie Pihak Ketiga

Sebanyak 75% pemasar digital sudah memiliki pemahaman dasar tentang nilai positif dari first-party data, yang mencakup kemampuan untuk mempersonalisasi keterlibatan, menargetkan konsumen yang tepat, serta menyediakan ketepatan, fleksibilitas, dan kontrol yang lebih besar.

Mengkaji Ulang Model Atribusi

Meskipun 49% dari organisasi-organisasi di wilayah tersebut merasa lebih siap untuk menghadapi penghapusan cookie pihak ketiga daripada saat tahun 2021, masih terdapat kesenjangan dalam peralihan menuju penggunaan zero-party data dan first-party data. Tantangan paling mendesak dalam pengumpulan data di antara para pemasar di wilayah tersebut adalah resistensi dari konsumen, yang menuntut pendekatan yang lebih cermat dalam pengumpulan data konsumen.

Berdasarkan laporan The Consumer Data Revolution in Asia Pacific, 60% dari para konsumen di wilayah tersebut mengharapkan informasi yang jelas dan dapat dipahami mengenai bagaimana data mereka akan digunakan untuk meningkatkan kepercayaan terhadap brand. Selain itu, konsumen lebih bersedia untuk berbagi data dengan merek yang memberikan pengalaman yang baik (57%) atau jujur dan transparan tentang kebijakan (57%). Menariknya lagi, konsumen secara umum terbuka untuk berbagi data yang dapat memberikan manfaat bagi mereka - hampir setengah (42%) dari para konsumen merasa nyaman menerima iklan yang ditargetkan setelah melihat-lihat produk di sebuah toko, dan lebih dari separuh konsumen mengatakan bahwa iklan yang dipersonalisasi memberikan lebih banyak pilihan setelah melakukan pembelian.

Saat fokus dari para merek bergeser dari personalisasi ke keterlibatan pelanggan secara individual, perpaduan antara data tanpa pihak dan data pihak pertama akan memberikan kekuatan baru bagi pemasar untuk menjadi pengatur pengalaman merek. Dengan 74% dari konsumen di wilayah tersebut yang bersedia untuk berbagi informasi lebih banyak dengan merek yang dipercayai, komunikasi transparan, penggunaan data konsumen yang bertanggung jawab, dan pengiriman nilai yang konsisten sepanjang konsumen terlibat akan menjadi langkah untuk semakin maju ke depan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.