Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026

Tumpukan Sampah di Cicadas Jadi PR, Farhan Tekankan Peran RT-RW

Desi Rossilawati
Rabu, 23 April 2025 | 18:00 WIB
Bagikan
Tumpukan Sampah di Cicadas Jadi PR, Farhan Tekankan Peran RT-RW
VISI.NEWS | BANDUNG - Persoalan sampah kembali mencuat di Kota Bandung, terutama di kawasan Cicadas. Wali Kota Muhammad Farhan mengungkapkan keprihatinannya atas banyaknya titik kumpul sampah yang masih terlihat di sejumlah wilayah. “Sampah memang masih jadi masalah, terutama di Cicadas. Ini akan kita tangani satu per satu,” ujar Farhan saat meninjau lapangan, Rabu (23/4/2025). Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah kota. Peran aktif dari aparat kewilayahan seperti camat, lurah, RT dan RW juga sangat penting untuk memastikan sistem pengelolaan berjalan dengan baik. Farhan mendorong agar wilayah lebih aktif menerapkan program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) dan mengintegrasikannya dengan Buruan SAE, program lingkungan berbasis masyarakat. “Harapannya, makin banyak kawasan bebas sampah, jumlah titik kumpul berkurang, dan potensi pelanggaran lingkungan seperti buang sampah sembarangan bisa ditekan,” tambahnya. Selain peran pemerintah, partisipasi warga juga menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Pemkot Bandung terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, demi kualitas hidup yang lebih baik. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.