Tujuh Hari Tidak Ditemukan, Pencarian 3 Korban Longsor di Sukabumi Dihentikan
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 13 Maret 2025 | 13:18 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Pencarian terhadap 3 orang korban longsor di Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, resmi dihentikan setelah operasi SAR digelar selama tujuh hari, Rabu (12/3/2025).
3 orang yang merupakan satu keluarga Darjat (60), Siti Maryam (35) dan Ahyar Fauzi (9) itu merupakan korban longsor yang terjadi di Kampung Cicau RT 13/04, Desa Langkapjaya, pada Kamis (6/3/2025) lalu.
”Pencarian sudah dihentikan, kemarin sudah memasuki hari ketujuh pencarian,” ujar kepala seksi operasi kantor SAR Jakarta Ahmad Rizkiansyah, Kamis (13/3/2025).
Ahmad menambahkan penutupan pencarian ini sudah rapatkan dan diketahui oleh perangkat desa, camat terutama keluarga korban.
Ahmad menuturkan berdasarkan keterangan saksi pada saat kejadian longsor pada Kamis malam itu, ketiganya berada di dalam rumah. Sedangkan di bawah rumah yang diterjang longsor itu terdapat sungai.
Pencarian terhadap 3 korban longsor itu dilakukan secara manual dengan menggali timbunan material longsor hingga menyusuri aliran sungai.
“Kemarin kita sudah menggali hingga dasar lantai rumahnya bahkan upaya penggalian dilakukan hingga aliran sungai,” ujarnya.
Kendati operasi SAR dihentikan, namun pemantauan akan tetap dilakukan. Apabila ada masyarakat yang melihat tanda-tanda korban maka operasi SAR akan dibuka kembali.
Sementara itu, Kapolsek Lengkong AKP Bayu Sunarti Agustina mengatakan keputusan dihentikannya proses pencarian tersebut terlebih dulu disampaikan kepada pihak-pihak terkait terutama keluarga. Menurut Bayu, keluarga dari korban bencana yang belum ditemukan sudah mengikhlaskan.
“Orang tuanya, Sakri telah mengikhlaskan kehilangan anak, menantu dan cucunya. Keluarga pun ikhlas untuk tidak dilanjutkan pencarian oleh Basarnas dan tim gabungan lainnya. Tapi meminta untuk terus dipantau dan dibantu jika ada tanda-tanda keberadaan para korban,” kata Bayu. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!