Trump Ungkap AS dan Iran Gelar Perundingan Nuklir Langsung
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 8 April 2025 | 21:15 WIB
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa negaranya tengah melakukan perundingan langsung dengan Iran untuk membahas kesepakatan nuklir.
Dalam konferensi pers usai pertemuan dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di Gedung Putih pada Senin (7/4/2025), Trump mengungkapkan bahwa pertemuan penting tingkat tinggi akan digelar di Oman pada Sabtu (12/4/2025) mendatang.
Trump menegaskan bahwa dirinya lebih memilih jalur diplomasi daripada konfrontasi militer, dan menginginkan tercapainya kesepakatan damai terkait program nuklir Iran. Namun, ia juga mengeluarkan peringatan keras bahwa Iran akan menghadapi 'bahaya besar' jika perundingan tersebut gagal.
Trump mengklaim bahwa pada bulan lalu, tepatnya 7 Maret, ia telah mengirim surat langsung kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, untuk mengajak berdialog. Namun, Iran sebelumnya menyatakan penolakan terhadap negosiasi langsung dengan Amerika Serikat dan menegaskan tidak akan tunduk pada tekanan.
Selama masa jabatan pertamanya (2017–2021), Trump sempat menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir 2015, yang sebelumnya melibatkan Iran dan negara-negara besar dunia. Kesepakatan itu bertujuan membatasi pengayaan uranium Iran sebagai syarat pencabutan sanksi ekonomi. Sejak penarikan tersebut, Iran diketahui melanggar batasan pengayaan uranium sesuai isi perjanjian.
Negara-negara Barat menduga Iran berupaya secara diam-diam mengembangkan senjata nuklir, meski Iran berulang kali menegaskan bahwa program nuklirnya semata-mata untuk keperluan energi sipil. Trump, seperti pendahulunya, menyatakan bahwa dunia tidak boleh membiarkan Iran mengembangkan senjata nuklir. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!