Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Trump Naikkan Tarif Impor China hingga 104%, Konsumen AS Terancam

Desi Rossilawati
Rabu, 9 April 2025 | 19:30 WIB
Bagikan
Trump Naikkan Tarif Impor China hingga 104%, Konsumen AS Terancam
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Presiden AS Donald Trump secara resmi menerapkan tarif impor baru sebesar 104% terhadap seluruh produk asal China mulai Rabu (9/4/2025). Keputusan ini diumumkan oleh Karoline Leavitt, Sekretaris Pers Gedung Putih, pada tengah malam waktu setempat, dan menandai eskalasi serius dalam perang dagang AS-China. Llangkah ini memicu reaksi keras dari pemerintah China yang merespons dengan rencana menaikkan tarif sebesar 34% terhadap produk AS. Hal ini memicu serangan balik dari Trump yang kembali menaikkan tarif tambahan hingga 84%, menjadikan total bea masuk mencapai 104%. Pemerintah China menyebut kebijakan Trump sebagai 'kesalahan demi kesalahan', dan berjanji untuk mengambil langkah balasan yang lebih kuat. Pasar saham AS pun terpukul oleh kabar tersebut. Indeks Dow Jones, Nasdaq, dan S&P 500 bergerak negatif setelah pernyataan resmi dari Leavitt. Leavitt menegaskan, 'Trump tidak akan menyerah', dan menyalahkan China atas kebijakan perdagangan yang dianggap merugikan tenaga kerja AS. Ia juga menuduh China gagal memahami cara bernegosiasi dengan benar dan enggan memberikan rincian mengenai syarat untuk menurunkan tarif. Trump mulai menerapkan tarif awal 10% pada Februari 2025, yang kemudian digandakan. Alasan utamanya termasuk dugaan keterlibatan China dalam perdagangan fentanil dan dukungan terhadap imigrasi ilegal ke AS. China sendiri merupakan sumber impor terbesar kedua bagi AS, dengan nilai mencapai US$ 439 miliar tahun lalu. Jika tarif baru ini berjalan penuh, rata-rata tarif terhadap ekspor China ke AS akan melonjak hingga 125%, naik dari 20,8% di era Biden dan 19,3% saat masa jabatan pertama Trump. Langkah ini diperkirakan akan berdampak besar pada produk-produk elektronik, mainan, hingga komunikasi, yang sebagian besar masih bergantung pada produksi China. Dampaknya bisa terasa langsung ke harga konsumen AS. Negara lain juga terdampak, termasuk Uni Eropa yang akan terkena tarif tambahan hingga 50% pada tenggat tengah malam. Meskipun beberapa negara berupaya menegosiasikan keringanan tarif, Trump tetap teguh pada keputusannya sambil membuka peluang kesepakatan bilateral dengan negara-negara tertentu. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.