Trump Lontarkan Kritik Pedas untuk USAID
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 3 Februari 2025 | 21:15 WIB
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Presiden Donald Trump mengecam Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID), dengan menyebutnya dijalankan oleh "orang gila radikal". Ucapan tersebut disampaikan saat USAID menghadapi masalah setelah pembekuan bantuan luar negeri oleh pemerintahan Trump.
"USAID dijalankan oleh sekelompok orang gila radikal, kami akan mengeluarkan mereka... dan kemudian kami akan membuat keputusan (tentang masa depan USAID)," kata Trump pada Minggu (2/2/2025), dikutip AFP.
Trump menegaskan bahwa USAID akan dibereskan dan keputusan lebih lanjut akan diambil terkait masa depan lembaga ini. Kritik terhadap USAID tidak hanya datang dari Trump, tetapi juga dari Elon Musk, yang menyebut lembaga tersebut sebagai "organisasi kriminal". Musk juga menanggapi video yang menuduh USAID terlibat dalam operasi "CIA nakal" dan "sensor internet".
"Tahukah Anda bahwa USAID, yang menggunakan pajak Anda, mendanai penelitian senjata biologi termasuk Covid-19 yang menewaskan jutaan orang?" tulis Elon Musk.
Kritik ini terjadi di tengah pembekuan bantuan luar negeri yang berlangsung selama tiga bulan, yang dilakukan Trump dengan alasan bahwa sektor bantuan asing tidak sejalan dengan kepentingan AS dan bahkan bertentangan dengan nilai-nilai Amerika. Pembekuan ini diwarnai dengan kekhawatiran dampak besar, mengingat AS adalah salah satu negara penyumbang bantuan kemanusiaan terbesar di dunia.
USAID sendiri merupakan lembaga independen yang didirikan oleh Kongres AS dan mengelola anggaran sebesar $42,8 miliar (sekitar Rp704 triliun) untuk bantuan kemanusiaan dan pembangunan global. Di tengah ketegangan ini, pemerintahan Trump juga mencopot dua pejabat tinggi USAID yang diduga terlibat dalam upaya menghalangi akses perwakilan Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) yang dipimpin Musk.
Seiring dengan pembekuan ini, hampir 30 staf USAID kehilangan akses ke email mereka, dan hampir 100 staf lainnya diberi cuti. Situs web USAID juga tidak dapat diakses, menandakan bahwa lembaga ini sedang menghadapi masa depan yang tidak pasti. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!