Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Trump Longgarkan Tarif Tinggi untuk Kapal Buatan China

Desi Rossilawati
Jumat, 18 April 2025 | 21:45 WIB
Bagikan
Trump Longgarkan Tarif Tinggi untuk Kapal Buatan China
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Pemerintahan Presiden Donald Trump memilih untuk melonggarkan rencana tarif tinggi bagi kapal buatan China yang masuk ke pelabuhan-pelabuhan Amerika Serikat. Keputusan ini diumumkan pada Kamis (17/4/2025), setelah sebelumnya kebijakan awal menuai protes dari berbagai pelaku industri pelayaran dan logistik. Awalnya, AS berencana mengenakan biaya hingga 1,5 juta dolar AS untuk setiap kali kapal buatan China bersandar di pelabuhan. Tujuannya adalah menghidupkan kembali industri kapal dalam negeri dan membatasi dominasi China di sektor pelayaran. Namun, banyak pihak khawatir kebijakan itu justru akan memukul balik eksportir AS dan menaikkan harga barang secara luas. Kini, pemerintah mengubah kebijakan tersebut dengan sejumlah kelonggaran. Biaya hanya dikenakan satu kali per perjalanan dan maksimal enam kali dalam setahun untuk setiap kapal. Selain itu, kapal kosong yang datang ke AS untuk mengangkut ekspor seperti batu bara dan gandum tidak akan dikenai biaya. Perusahaan yang memiliki banyak kapal buatan China atau sedang memesan dari sana juga tidak lagi terkena tambahan biaya, seperti yang sebelumnya direncanakan. Biaya baru ini akan mulai diterapkan dalam enam bulan ke depan, dengan perhitungan berbeda tergantung jenis kapal, berdasarkan berat muatan untuk kapal curah, dan jumlah kontainer untuk kapal kontainer. Langkah ini disambut baik oleh pelaku industri seperti MSC dan Maersk, yang sebelumnya khawatir tarif tinggi akan mengganggu operasi pelayaran mereka di pelabuhan AS. Selain itu, pemerintahan Trump juga masih membahas rencana tarif 100 persen untuk alat-alat pelabuhan buatan China seperti derek dan sasis kontainer, yang akan diputuskan setelah dengar pendapat pada 19 Mei mendatang. Kebijakan ini datang setahun setelah dimulainya penyelidikan atas dominasi China dalam industri pelayaran global, yang dianggap merugikan posisi dagang AS. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.