Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Trump Isyaratkan Pelonggaran Tarif Dagang ke China

Desi Rossilawati
Senin, 5 Mei 2025 | 21:45 WIB
Bagikan
Trump Isyaratkan Pelonggaran Tarif Dagang ke China
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Donald Trump kembali membuat manuver mengejutkan dalam kebijakan dagangnya. Dalam wawancara dengan NBC pada Jumat (2/5/2025), mantan Presiden AS itu mengisyaratkan akan menurunkan tarif produk China. Ia tak ingin sepenuhnya mematikan peluang bisnis dengan China. "Pada titik tertentu, saya akan menurunkannya karena jika tidak, Anda tidak akan pernah bisa berbisnis dengan mereka," ujar Trump. Meski berniat melunak, Trump tetap mengkritik China. Ia menyebut ekonomi China sedang 'mulai kolaps', dengan pabrik-pabrik tutup dan pengangguran melonjak. Menurutnya, Beijing sangat ingin berdagang kembali dengan Washington karena tekanan ekonomi itu. Namun, Trump juga menegaskan dirinya tak ingin China kembali makmur lalu mengembangkan kekuatan militer. "Saya tidak berharap China meraup ratusan miliar dolar dan membangun lebih banyak kapal, tank Angkatan Darat, dan pesawat," katanya dalam kutipan dari Fox News. Di sisi lain, China mulai menanggapi ajakan dialog. Juru bicara Kementerian Perdagangan China mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang menilai proposal dari AS untuk membuka negosiasi. Konflik tarif antara dua raksasa ekonomi ini mulai memanas sejak awal April, ketika Trump menaikkan tarif barang-barang asal China hingga 145%, dan dibalas Beijing dengan kenaikan tarif hingga 125% atas produk AS. Dampaknya langsung terasa: aktivitas pabrik di China melambat, pesanan ekspor anjlok, dan banyak produsen mencari pasar baru seperti Eropa. Beberapa ritel besar Amerika seperti Walmart dan Target memang sudah mulai menjalin kembali kerja sama dengan pemasok dari China, namun kondisi di lapangan belum sepenuhnya pulih. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.