TREN CHILDFREE | Mengapa Politisi 'Pronatalis' Ingin Perempuan Punya Banyak Bayi

ED
Senin, 9 September 2024 | 14:24 WIB
Bagikan
TREN CHILDFREE | Mengapa Politisi 'Pronatalis' Ingin Perempuan Punya Banyak Bayi

Namun, struktur itu kini terbalik: angka kelahiran rendah dan angka kematian rendah secara bersamaan menciptakan tantangan baru yang besar bagi pemerintah.

Bagaimana dengan imigrasi?

Salah satu solusi untuk menurunkan angka kelahiran, di beberapa negara, adalah dengan mempromosikan imigrasi. Bagaimanapun, imigran dapat membantu meningkatkan jumlah orang usia kerja di negara tuan rumah dan juga menutupi kesenjangan pasar tenaga kerja di bidang-bidang penting seperti perawatan kesehatan, perawatan sosial, pekerjaan rumah tangga, pekerjaan pertanian, dan perawatan di rumah sakit.

Namun ironisnya, dalam konteks nasionalisme yang bangkit kembali, banyak negara menjadi lebih waspada terhadap pergerakan bebas lintas batas — berupaya membatasi imigrasi dan terlibat dalam program repatriasi.

Memang, popularitas kebijakan pronatalis di sayap kanan ekstrem sejalan dengan sikap anti-imigran yang keras.

Fokus mereka adalah memastikan tingkat kelahiran yang lebih tinggi di antara penduduk asli saja. (Ingat Orban dari Hongaria? Ia sangat menentang imigrasi sebagai solusi untuk penurunan populasi dan sebaliknya menganjurkan program insentif prokreasi untuk meningkatkan angka kesuburan).

Sikap pronatalis dan anti-imigrasi ini bisa dibilang salah arah dalam beberapa hal. Pertama, ada bukti kuat bahwa imigran meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan merupakan kontributor bersih bagi masyarakat tuan rumah mereka.

Migran biasanya lebih muda daripada penduduk asli di negara penerima, yang berarti imigrasi dapat membantu rasio ketergantungan dan mengisi kesenjangan pekerjaan. Mereka menciptakan pekerjaan melalui kewirausahaan mereka, dan juga melakukan pekerjaan yang tidak ingin dilakukan oleh penduduk asli. Terlebih lagi, imigran juga dapat mendukung pertumbuhan populasi di negara-negara maju, karena tingkat kesuburan mereka lebih tinggi daripada penduduk asli.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.