Tragedi El-Fasher Pertempuran Berdarah di Sudan Utara

ED
Minggu, 16 Juni 2024 | 15:00 WIB
Bagikan
Tragedi El-Fasher Pertempuran Berdarah di Sudan Utara

VISI.NEWS | BANDUNG - Sudan Utara tengah dilanda tragedi. Kota El-Fasher, yang sejak Mei lalu menjadi medan pertempuran antara pasukan pemerintah dan milisi Pasukan Pendukung Cepat (RSF), telah menyaksikan kehilangan nyawa yang mengenaskan. Sebanyak 226 orang dilaporkan tewas dan 1.418 terluka dalam bentrokan yang tak kunjung usai.

AFP memberitakan bahwa konflik ini telah berlangsung hampir setahun, dengan Mohamed Hamdan Daglo, mantan wakil panglima RSF, sebagai salah satu tokoh sentral. Korban jiwa diperkirakan lebih banyak lagi, terhalang oleh serangan udara dan pertempuran darat yang menghalangi akses perawatan.

Michel-Olivier Lacharite dari Pengobatan Tanpa Batas (MSF) menggambarkan situasi di El-Fasher sebagai “kacau”. Penutupan RS Southern, yang sebelumnya menjadi harapan bagi banyak warga untuk mendapatkan layanan kesehatan, kini memaksa mereka mencari pengobatan jauh hingga Arab Saudi.

Pengepungan oleh RSF telah menjebak ratusan ribu warga sipil, dan baru-baru ini Dewan Keamanan PBB menuntut penghentian aksi militer tersebut. Konflik yang berawal sejak April 2023 ini telah menelan puluhan ribu nyawa dan memaksa lebih dari sembilan juta orang mengungsi.

Dewan Keamanan PBB telah menyerukan gencatan senjata dan akses kemanusiaan tanpa hambatan, namun upaya-upaya perdamaian yang dilakukan oleh berbagai pihak internasional belum membuahkan hasil.

Tragedi ini bukan hanya angka dan statistik; ini adalah cerita tentang manusia-manusia yang kehilangan rumah, keluarga, dan harapan. Konflik ini telah merenggut lebih dari sekadar nyawa; ia telah merobek jaringan sosial, ekonomi, dan infrastruktur Sudan. @maulana

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.