Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Tragedi di Kashmir, Puluhan Wisatawan Tewas Akibat Serangan Bersenjata

Desi Rossilawati
Rabu, 23 April 2025 | 21:15 WIB
Bagikan
Tragedi di Kashmir, Puluhan Wisatawan Tewas Akibat Serangan Bersenjata
VISI.NEWS | INDIA - Serangan bersenjata terjadi di kawasan wisata Pahalgam, Kashmir, pada Senin (21/4/2025) malam, yang menewaskan 26 orang. Para pelaku menembaki sekelompok wisatawan yang tengah berada di lokasi populer itu. Pahalgam terletak sekitar 90 kilometer dari Srinagar, ibu kota wilayah Jammu dan Kashmir yang dikuasai India. Salah satu saksi mata, Waheed, yang bekerja sebagai pemandu wisata, mengatakan dirinya mendengar suara tembakan dan segera menuju lokasi. Ia mengevakuasi beberapa korban yang terluka menggunakan kuda. "Saya melihat beberapa pria tergeletak di tanah tampak seperti mereka sudah mati," ujarnya. Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengecam keras serangan tersebut. Ia menyebut aksi itu sebagai 'tindakan keji' dan berjanji bahwa para pelaku akan segera dibawa ke pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hingga kini, belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Namun, wilayah Kashmir memang dikenal sebagai daerah yang penuh ketegangan, terutama sejak konflik antara kelompok pemberontak dan pemerintah India yang berlangsung sejak 1989. Sebagian kelompok di wilayah itu mendukung kemerdekaan atau penggabungan dengan Pakistan. Serangan ini terjadi berdekatan waktunya dengan kunjungan Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, yang sedang melangsungkan tur resmi ke India. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.