Tragedi Banjir Jember: Seorang Warga Tewas Tersengat Listrik Saat Bersihkan Rumah
VISI.NEWS | JEMBER – Banjir yang melanda Kabupaten Jember pada Jumat dini hari (13/2/2026) tak hanya merendam ribuan rumah, tetapi juga merenggut satu nyawa. Seorang warga Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat membersihkan lumpur di dalam rumahnya yang masih tergenang air.
Korban diketahui bernama Siti Nurfadila (55). Saat itu, ia tengah berupaya membersihkan sisa banjir ketika tanpa disadari masih terdapat aliran listrik aktif di dalam rumahnya. Sengatan listrik tersebut membuatnya tak sadarkan diri dan segera dilarikan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Rambipuji untuk mendapatkan pertolongan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edi Budi Susilo, membenarkan kejadian tersebut.
“Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Rambipuji untuk mendapatkan pertolongan medis, namun selang beberapa menit setelah penanganan, korban dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Edi, keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.
“Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah, dan jenazah telah dimakamkan di TPU desa setempat pada Jumat pagi,” tambahnya.
Banjir di Jember dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi dan durasi panjang yang menyebabkan sejumlah sungai meluap. Dari berbagai titik terdampak, Kecamatan Rambipuji tercatat sebagai wilayah dengan dampak paling luas. BPBD pun memprioritaskan penanganan di kawasan tersebut, termasuk mendirikan dapur umum di empat desa untuk memenuhi kebutuhan pangan warga.
Distribusi bantuan logistik juga menjangkau kecamatan lain seperti Bangsalsari dan Wuluhan. Sebagian besar warga yang sempat mengungsi kini mulai kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan lumpur dan memperbaiki kerusakan akibat banjir.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!