Tim SAR Evakuasi 13 Pendaki yang Terjebak di Erupsi Gunung Merapi Sumbar
Teguh juga mengingatkan bahwa Gunung Merapi merupakan gunung api yang paling aktif di Pulau Sumatera. Sejak abad 18, Gunung Merapi sudah erupsi sebanyak 66 kali. Erupsi terakhir sebelumnya terjadi pada Kamis (12/1/2023) dengan tinggi kolom abu sekitar 1.000 meter6.
Video yang memperlihatkan kondisi para pendaki yang terjebak di erupsi Gunung Merapi viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat sekelompok orang yang berada di puncak gunung api tersebut sedang berlindung di bawah tenda dan selimut sambil meminta tolong lewat telepon.
Salah satu pendaki yang mengirim video tersebut adalah Rizky, yang mengaku mengalami patah tangan akibat terjatuh saat berusaha melarikan diri dari abu vulkanik yang mengguyur. Ia juga mengatakan bahwa ia dan teman-temannya kehabisan air dan makanan, serta tidak bisa turun karena jalur sudah tertutup oleh material vulkanik.
“Bu, tolong doakan kami. Kami terjebak di puncak Gunung Merapi. Tangan saya patah, abu vulkanik mengguyur kami. Kami tidak bisa turun, jalur sudah tertutup. Kami kehabisan air dan makanan. Tolong bantu kami, Bu,” ujar Rizky dalam video yang dikirimkan kepada ibunya.
Video tersebut mendapat banyak tanggapan dari netizen, baik yang mendoakan keselamatan para pendaki maupun yang mengkritik tindakan mereka yang nekat mendaki gunung berapi yang sedang aktif. Berikut ini adalah beberapa komentar netizen di media sosial:
“Ya Allah, semoga mereka selamat dan bisa turun dengan selamat. Amin.”
“Ini namanya ujian dari Allah. Semoga mereka bisa sabar dan ikhlas menghadapi cobaan ini. Amin.”
“Kasihan sekali mereka. Semoga ada bantuan segera dari pihak berwenang. Jangan sampai ada korban jiwa.”
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!