TikTok Memasuki Medan Perang Teknologi AS-Tiongkok
- Tanggapan terhadap larangan TikTok di Montana mengungkap kesalahpahaman anggota parlemen tentang privasi dan keamanan data serta petunjuk tentang bagaimana mereka dapat memperbaikinya.
- AS dan Tiongkok berada dalam perang teknologi yang memicu serentetan aksi saling balas atas TikTok : Gedung Putih, Wikimedia Commons Domain publik
Piotr Łasak (360info) Universitas Jagiellonian
René W.H. van der Linden(360info) Universitas Sains Terapan Den Haag
PERANG teknologi antara AS dan Tiongkok telah mencapai puncaknya ketika perselisihan antara negara adidaya atas TikTok milik Tiongkok mencapai titik didih.
Ini adalah bentrokan terbaru dalam perang dingin yang dimulai ketika Tiongkok mulai menguasai teknologi pada tahun 2015.
Didorong oleh tenaga kerja yang terampil dan lebih murah, subsidi pemerintah yang besar, dan kemauan investor untuk mendanai sektor manufaktur yang mahal, Tiongkok dengan cepat menjadi salah satu negara terkemuka di bidang teknologi dan perangkat lunak.
Perseteruan tersebut telah memicu serentetan aksi saling balas atas TikTok.
Pada bulan Agustus 2020, Presiden AS saat itu, Donald Trump, menggerakkan larangan terhadap aplikasi tersebut, yang pada akhirnya tidak pernah terwujud setelah Joe Biden menjabat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!