Tiga Profesi Digital yang Langka di Indonesia, Ini Pesan Menaker Yassierli

Desi Rossilawati
Rabu, 22 Januari 2025 | 09:30 WIB
Bagikan
Tiga Profesi Digital yang Langka di Indonesia, Ini Pesan Menaker Yassierli
VISI.NEWS | LAMPUNG - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengingatkan pentingnya penguasaan keahlian digital untuk menghadapi tantangan global. Dalam kuliah umum di Institut Teknologi Sumatera (Itera), ia menyoroti kelangkaan tenaga ahli di bidang Big Data, Fintech, dan AI Machine Learning di Indonesia. "Tiga keahlian itu masih langka di Indonesia. Program studi di Indonesia juga masih jarang, kampus ingin membuat tapi dosennya tak ada yang mengajar," kata Yassierli, Rabu (22/1/2025). "Sementara negara India sudah menyiapkan itu," lanjutnya. Yassierli khawatir Indonesia terpaksa mengimpor tenaga kerja di sektor tersebut, sementara pekerja lokal lebih banyak diekspor ke sektor tradisional seperti asisten rumah tangga dan konstruksi. "Indonesia akan mengimpor pekerja dengan tiga keahlian tersebut, sedangkan kita mengekspor Asisten Rumah Tangga dan tenaga konstruksi keluar negeri. Itu yang terjadi jika tidak diantisipasi dari sekarang," ucap Yassierli. Untuk mengantisipasi hal ini, Yassierli menekankan perlunya pembaruan kurikulum perguruan tinggi. "Dua kompetensi lagi terkait Teknologi Informasi dan people relations. Tiga kompetensi ini wajib ada, jika ingin sukses baik dalam karir, maupun industri dan lainnya," ungkap Yassierli. Ia juga mengingatkan bahwa beberapa pekerjaan tradisional, seperti teller bank dan kasir, terancam hilang akibat perkembangan teknologi. Menurutnya, Indonesia harus bergerak cepat agar mampu bersaing di era digital. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.