Terowongan Merah Putih 180 Meter Meriahkan Cikutra

ED
PN
Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:29 WIB
Bagikan
Terowongan Merah Putih 180 Meter Meriahkan Cikutra

VISI.NEWS — Semangat menyambut peringatan ke-81 Hari Kemerdekaan Republik Indonesia terasa kuat di lingkungan RW 03 Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung. Warga setempat secara swadaya membangun terowongan bendera Merah Putih sepanjang 180 meter di Jalan Haji Syahroni.

Terowongan bendera tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas warga dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan dengan mengusung tema “Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Tidak sekadar mempercantik lingkungan, pembangunan terowongan juga menjadi gambaran kuatnya semangat gotong royong masyarakat.

Kegiatan tersebut sepenuhnya lahir dari inisiatif warga. Pengurus RW bersama masyarakat bergotong royong menyiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari perencanaan, pengumpulan dana, hingga pemasangan ornamen Merah Putih di sepanjang Jalan Haji Syahroni.

Ketua RW 03 Ahmad Solihin mengatakan persiapan menyambut Hari Kemerdekaan telah dilakukan sejak sekitar satu hingga dua bulan sebelumnya. Waktu tersebut digunakan warga untuk mematangkan konsep sekaligus membangun koordinasi di antara pengurus dan masyarakat.

Menurut Ahmad, tantangan utama dalam proses tersebut adalah menjaga komunikasi dan koordinasi agar seluruh warga dapat terlibat sesuai kemampuan masing-masing. Namun, semangat kebersamaan membuat berbagai kendala dapat dilalui.

“Kami bersama pengurus dan seluruh warga berinisiatif menyambut hari kemerdekaan ini dengan persiapan yang matang. Tantangan utamanya tentu dalam menjaga komunikasi dan koordinasi menyeluruh, namun Alhamdulillah rasa kebersamaan tetap terjaga. Warga antusias menyumbang tenaga maupun dana secara sukarela demi terwujudnya terowongan bendera ini,” ujar Ahmad.

Pembangunan terowongan dilakukan menggunakan pembiayaan yang berasal dari sumbangsih sukarela warga. Total dana yang dikelola untuk mewujudkan berbagai kebutuhan kegiatan tersebut mencapai sekitar Rp10 juta hingga Rp11 juta.

Dana tersebut tidak dikumpulkan secara mendadak. Warga telah mempersiapkannya secara bertahap, bahkan sebagian dukungan telah disiapkan sejak tahun sebelumnya agar kegiatan penyambutan kemerdekaan dapat direalisasikan secara maksimal.

Bagi warga RW 03, pembangunan terowongan bendera bukan sekadar persoalan menghias jalan. Kegiatan tersebut menjadi ruang bersama untuk memperkuat hubungan antarwarga dan menghidupkan kembali semangat gotong royong di lingkungan permukiman.

Menariknya, warga tidak membangun terowongan tersebut untuk mengejar penilaian ataupun mengikuti perlombaan tertentu. Seluruh kegiatan dilakukan atas dasar keinginan masyarakat agar lingkungan RW 03 memiliki suasana berbeda dalam menyambut momentum kemerdekaan.

“Kami tidak menargetkan penilaian atau lomba apapun. Ini murni inisiatif agar RW 03 tampil lebih istimewa dan semoga bisa menjadi contoh bagi RW lainnya,” kata Ahmad.

Selain menghadirkan terowongan bendera sepanjang 180 meter, warga RW 03 juga menggelar bazar usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Bazar tersebut menjadi bagian lain dari rangkaian kegiatan warga dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan.

Bazar UMKM juga memiliki tujuan sosial dan ekonomi. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada para pedagang yang terdampak penertiban untuk kembali menjalankan aktivitas usaha secara tertib di lingkungan warga.

Dengan demikian, semarak kemerdekaan di RW 03 tidak hanya diwujudkan melalui ornamen dan dekorasi lingkungan, tetapi juga melalui kegiatan yang memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Kehadiran bazar diharapkan dapat membantu pelaku usaha tetap produktif sekaligus menciptakan suasana perayaan kemerdekaan yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat.

Warga berharap kreativitas dan kekompakan RW 03 mendapat perhatian serta dukungan dari pihak kelurahan maupun kecamatan. Menurut mereka, berbagai ide positif yang muncul dari masyarakat perlu terus didukung agar dapat berkembang menjadi kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas.

Semangat tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang tidak hanya meriah saat peringatan kemerdekaan, tetapi juga semakin solid dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Ahmad, momentum Hari Kemerdekaan ke-81 menjadi kesempatan untuk mengingat kembali pentingnya persatuan dan gotong royong. Semangat kemerdekaan, menurutnya, dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana yang dilakukan bersama oleh masyarakat.

Ia berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun selama persiapan dan pelaksanaan kegiatan dapat terus dipertahankan setelah rangkaian perayaan kemerdekaan berakhir.

“Selamat Hari Kemerdekaan ke-81, semoga Indonesia semakin berdaulat, adil, dan makmur. Khususnya untuk warga RW 03, semoga semakin solid, rukun, dan semangat gotong royong terus terjaga selamanya,” tutur Ahmad.

Terowongan Merah Putih sepanjang 180 meter di Jalan Haji Syahroni akhirnya menjadi simbol sederhana tentang bagaimana semangat kemerdekaan dapat diterjemahkan melalui kerja bersama. Tanpa bergantung pada perlombaan ataupun penghargaan, warga RW 03 memilih merayakan kemerdekaan dengan swadaya, kreativitas, kepedulian sosial, dan gotong royong.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.