IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Terobosan Potensial dalam Alat Diagnostik Penyakit Kardiovaskular di Asia Tenggara

ED
Senin, 19 Desember 2022 | 08:25 WIB
Bagikan
Terobosan Potensial dalam Alat Diagnostik Penyakit Kardiovaskular di Asia Tenggara

VISI.NEWS | SINGAPURA - Neuome Peptides Pte. Ltd. merupakan perusahaan asal Singapura yang membuat platform pengembangan alat uji (assay-development) dengan dukungan machine learning dan algoritma baru yang telah dipatenkan untuk deteksi biomarker secara kuantitatif (quantifiable).

Neuome Peptides berhasil merancang peptida spesifik yang mengikat biomarker terbukti yang sebelumnya telah ditentukan untuk Penyakit Kardiovaskular. Perusahaan ini juga tengah mengembangkan alat uji diagnostik efektif. Penggunaan peptida dalam jumlah kecil, terkonjugasi dengan partikel nano emas, memfasilitasi keseimbangan antara spesifisitas dan sensitivitas yang tinggi sehingga mendatangkan hasil yang sangat akurat dan cepat.

Menurut World Heart Federation, dalam rilis yang diterima VISI.NEWS, Senin (19/12/2022), penyakit kardiovaskular menjadi penyebab hampir sepertiga seluruh kasus kematian di Asia Tenggara, membunuh empat juta orang setiap tahun. Maka, pengetesan rutin dengan diagnosis yang lebih baik dibutuhkan dalam tindak pencegahan penyakit.

Hal ini terwujud berkat produk TruHeart™, alat uji point-of-care yang mendiagnosis Gejala Koroner Akut yang memberikan hasil kuantitatif dalam 3-5 menit, memakai sampel pengambilan darah dari ujung jari (finger-prick) untuk mengetes biomarker krusial, Troponins I dan T, serta Myoglobin (hingga D-Dimer dan Brain Natriuretic Peptide). Alat ini tengah berada dalam fase litbang akhir dan segera memasuki tahap uji klinik global. Kemudian, alat ini akan diajukan agar memperoleh izin FDA, serta dilansir di pasar setelah izin diberikan FDA.

Produk ini berpotensi menjadi terobosan, membantu pasien memeriksa penyakit mematikan tersebut dengan harga terjangkau secara dini, dari rumah mereka sendiri. Maka, hasil kuantitatif dapat diperoleh tanpa melibatkan pemeriksaan laboratorium. Maka, pasien mendapat panduan untuk mencari perawatan medis yang tepat; pasien dengan gangguan jantung juga dapat memonitor kondisinya secara berkala dari rumah. Dibandingkan standar industri, produk ini memiliki harga yang sangat terjangkau; komponen cartridge yang dilapisi peptida hanya ditawarkan seharga ~US$ 2, sedangkan, alat pembaca elektronis yang memberikan hasil kuantitatifnya akan tersedia seharga ~US$ 80. Tingkat harga ini berbeda dari alat point-of-care yang telah tersedia saat ini sebagai produk yang juga memberikan hasil kuantitatif dalam bentuk cardiac biomarker. Namun, harga produk tersebut mencapai US$ 4.500, sedangkan, harga cartridge-nya berkisar US$ 18-37.

Dewan Penasihat Sains (Scientific Advisory Board) Neuome Peptides terdiri atas sosok ternama di bidangnya, seperti Padmashri Balram Bhargava, mantan Director General, Indian Council of Medical Research (ICMR). Neuome Peptides telah menjadwalkan uji klinik di lima rumah sakit di India (termasuk rumah sakit ternama NarayanaHrudayalaya), serta tengah mengajukan lokasi uji klinik berskala besar di Amerika Serikat dan lima lokasi lain di Eropa. Neuome Peptides pun membahas rencana serupa dengan A*Star dan Singapore's National Heart Centre. Rencana tersebut menjadi salah satu dari banyak pengembangan produk dengan dukungan metode desain peptida yang telah dipatenkan. Rencana pengembangan produk lainnya termasuk alat uji Kanker Prostat dan Usus, Demam Berdarah, Malaria, dan lain-lain.

Perusahaan ini menggunakan pendekatan berbasiskan peptida guna menghadirkan terobosan dan mendemokratisasi industri alat diagnosis dengan menyediakan produk terjangkau. Neuome Peptides mampu memberikan hasil berstandar laboratorium secara cepat dan murah. Perusahaan ini memiliki moto, "Convergence in Science" (Konvergensi Sains), menyatukan unsur ilmu hayati, teknologi nano, elektronika, dan kecerdasan buatan (AI)/machine learning dalam produknya. Misi Neuome Peptides adalah mengembangkan solusi diagnostik yang akurat, efisien, dan terjangkau untuk isu kesehatan dunia.@mpa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.