Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026 Kejagung Geledah Rumah Don Ritto di Bandung Terkait Kasus TPPU 5 Aug 2026 Alokasi Anggaran Revitalisasi Sekolah di Sukabumi Rp 154 Miliar 5 Aug 2026 Didorong Masuk PKBM atau PJJ, Wamendikdasmen Ungkap 527 Ribu ATS di Jabar 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026 Kejagung Geledah Rumah Don Ritto di Bandung Terkait Kasus TPPU 5 Aug 2026 Alokasi Anggaran Revitalisasi Sekolah di Sukabumi Rp 154 Miliar 5 Aug 2026 Didorong Masuk PKBM atau PJJ, Wamendikdasmen Ungkap 527 Ribu ATS di Jabar 5 Aug 2026

Terminal Leuwipanjang Kota Bandung bakal Beroperasi Seperti Bandara

ED
Minggu, 5 Desember 2021 | 14:49 WIB
Bagikan
Terminal Leuwipanjang Kota Bandung bakal Beroperasi Seperti Bandara
VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Terminal Leuwipanjang Kota Bandung bakal memiliki fasilitas seperti bandara pada tahun 2022 mendatang. Saat ini progres pembangunannya telah mencapai 96 persen. Hal ini terungkap saat Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana bersama Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, E. M. Ricky Gustiadi meninjau, Jumat 3 Desember 2021. Perlu diketahui, saat ini Kementerian Perhubungan tengah merevitalisasi Terminal Leuwipanjang. Nantinya Terminal Leuwi Panjang akan menjadi percontohan terminal Tipe A yang akan terlihat seperti Terminal Bandara. Terminal Leuwipanjang memiliki luas 3,2 hektare. Sedangkan gedungnya dibangun di lahan sekitar 5.000 m2. Rencananya diresmikan oleh Menteri Perhubungan pada Januari 2022, setelah itu baru bisa dioperasionalkan. "Di sini saya melihat juga kesiapan Terminal Leuwipanjang untuk Nataru nanti. Tapi sambil lihat progres pembangunan Terminal yang barunya juga," ucapnya. Menurutnya, jika Terminal Leuwipanjang ini sudah rampung, para calon penumpang akan merasa nyaman dengan berbagai fasilitasnya sejak kedatangan, counter check formulir tiket, lalu di ruang tunggu juga, hingga keberangkatan yang sudah terpisah. "Jadi Insyaallah akan nyaman, aman juga buat calon penumpang nantinya," katanya. Ia pun mengungkapkan dengan revitalisasi terminal ini juga merupakan ikhtiar memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat sebagai pengguna transportasi. "Kita berharap terjadi pengurangan penggunaan kendaraan pribadi. Jadi semakin banyak juga orang menggunakan transportasi publik, transportasi umum," katanya. Yana mengatakan, selama pandemi, Terminal Leuwipanjang sekitar 30-40 persen armada masih berjalan. Meskipun dengan jumlah penumpang yang dibatasi hanya 30 persen. "Jadi armadanya juga dari 600 unit, sekarang 400 unit. Itu sudah luar biasa," tuturnya. Sementara itu, Kepala Terminal, Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Leuwipanjang, Asep Hidayat mengatakan, revitalisasi Terminal Leuwipanjang ini akan menjadi terminal percontohan di Jawa Barat. Terminal ini termasuk yang melayani Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), di mana AKAP itu yang akan menghubungkan Antar Provinsi semua jadi simpul antar provinsi di Jawa Barat. "Kementerian Perhubungan merevitalisasi pelayanannya seperti bandara. Kita siapkan ruang istirahat sopir dan kondekturnya. Kemudian musala, toilet, dan wastafelnya semua disiapkan," katanya. "Semua penumpang AKAP dan AKDP dipisahkan, dan rencananya tidak hanya menaikkan-menurunkan penumpang, itu perencanaan dari Kementerian Perhubungan, tapi fungsi lainnya juga kena," lanjutnya. Terminal Leuwi Panjang tersebut memiliki tiga lantai, di lantai 1 ada Gedung A dan Gedung B, untuk menaikkan penumpang yang datang dan penumpang yang berangkat. Gedung A untuk AKAP, sedangkan di gedung B untuk AKDP. Dari lantai 1 bermuara ke lantai 2 tempat tenant-tenant berada. Untuk menyeberang dari Gedung A ke Gedung B atau sebaliknya, para penumpang juga tidak bisa menyeberang langsung karena harus steril sebagai perlintasan bus. Asep merencanakan di lantai 3 yang memiliki lahan sekitar 1.000 meter persegi akan dibuat mini soccer untuk sarana olahraga, kemudian coffee shop sebagai tempat nongkrong anak muda. "Di rooftop itu nanti di atas itu lantai 3 bisa lihat pemandangan Tangkubanparahu dan Lembang, Jadi fungsi-fungsi terminal itu tidak hanya menaikkan menurunkan penumpang," katanya. "Makanya yang tidak terpakainya 1.000 meternya dibuat mini soccer atau juga lainnya bisa buat hotel, penginapan atau gedung serbaguna tergantung investor yang masuk," lanjutnya. Ia menambahkan, bus dengan tujuan ke bandara yang asalnya di Caringin akan dipindahkan ke Terminal Leuwipanjang. "Karena sekarang lihat ada flyover Kopo mungkin perjalanannya cepat, tidak terganggu dengan kemacetan. Ada juga penambahan trayek, sepertinya Lintas Sumatra Padang, Bandung Padang, Bandung Palembang, Bandung Aceh itu mau ke sini semua," katanya. "Jadi tidak ada bus di bahu Jalan Soekarno. Kita tawarkan untuk masuk terminal, supaya administrasi, teknis laik jalannya kita terawasi, penumpangnya tertib, naik turunnya semua di terminal," ucap Asep. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.