Teh Melati: Manfaat, Risiko, dan Efek Samping
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 11 Februari 2025 | 02:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Teh melati atau jasmine tea merupakan teh yang memiliki aroma khas bunga melati. Umumnya dibuat dengan mencampurkan bunga melati (Jasminum officinale atau Jasminum sambac) dengan teh hijau, teh hitam, atau oolong untuk menyerap aromanya.
Manfaat Teh Melati untuk Kesehatan
- Kaya Antioksidan Teh melati mengandung polifenol, khususnya katekin seperti EGCG, yang melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas serta memiliki sifat anti-inflamasi.
- Mendukung Program Diet
- Meningkatkan metabolisme hingga 4-5%.
- Meningkatkan pembakaran lemak hingga 10-16%.
- Kafein dan EGCG berperan dalam mempercepat proses pembakaran lemak.
- Menyehatkan Jantung
- Membantu Melawan Kanker
- Ekstrak teh hijau diketahui memperlambat perkembangan leukemia limfositik kronis (CLL).
- EGCG dipercaya sebagai senyawa aktif yang memiliki efek tersebut.
- Meningkatkan Suasana Hati
- Aroma teh melati mengandung linalool yang membantu merelaksasi sistem saraf dan meningkatkan mood.
Risiko dan Efek Samping Teh Melati
Meskipun memiliki banyak manfaat, teh melati mengandung kafein yang bisa menimbulkan beberapa efek samping jika dikonsumsi berlebihan, antara lain:- Kecemasan dan kegelisahan: Akibat stimulasi saraf dari kafein.
- Sakit kepala: Terutama pada individu yang sensitif terhadap kafein.
- Mual: Jika diminum dalam kondisi perut kosong.
- Peningkatan detak jantung: Bisa berbahaya bagi mereka dengan kondisi jantung tertentu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!