Tanda-Tanda Motor Butuh Tune-Up dan Tips Merawatnya
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 22 Januari 2025 | 23:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Tune-up motor adalah langkah penting dalam perawatan kendaraan untuk menjaga performa tetap optimal. Namun, banyak pemilik motor yang belum memahami kapan waktu terbaik untuk melakukan tune-up.
Menurut Ali Fuqron, seorang teknisi Suzuki Meril, tune-up sebaiknya dilakukan secara rutin berdasarkan jarak tempuh atau durasi penggunaan.
"Secara umum, tune-up dianjurkan setiap 3.000 hingga 5.000 kilometer, atau sekitar tiga hingga enam bulan sekali, tergantung pada intensitas penggunaan motor," jelas Ali, Selasa (21/1/2025).
Tune-up bertujuan memastikan semua komponen penting motor, seperti busi, filter udara, karburator atau injektor bahan bakar, serta sistem kelistrikan, berfungsi dengan baik. Ali menekankan bahwa masalah pada salah satu komponen ini dapat menurunkan performa motor dan meningkatkan konsumsi bahan bakar.
Selain jarak tempuh, gejala tertentu juga bisa menjadi indikasi bahwa motor memerlukan tune-up, seperti mesin yang sulit dinyalakan, suara mesin kasar, atau getaran yang lebih kuat dari biasanya. Ali menyarankan untuk segera membawa motor ke bengkel jika tanda-tanda ini muncul.
Frekuensi tune-up juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Motor yang sering digunakan di jalan berdebu atau menghadapi kemacetan memerlukan tune-up lebih sering karena penumpukan kotoran pada filter udara dan karburator.
Melakukan tune-up secara teratur tidak hanya membuat motor lebih nyaman dikendarai tetapi juga memperpanjang usia pakai kendaraan. Dengan perawatan yang baik, performa motor akan tetap prima, dan risiko kerusakan dapat diminimalkan, sehingga meningkatkan keamanan berkendara. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!