IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Tahap Praregistrasi AAA GameFi MMORPG Bless Global Tembus Satu Juta, Era Baru GameFi 3.0 Segera Hadir

ED
Senin, 24 Oktober 2022 | 08:14 WIB
Bagikan
Tahap Praregistrasi AAA GameFi MMORPG Bless Global Tembus Satu Juta, Era Baru GameFi 3.0 Segera Hadir

Model Ekonomi 3.0 yang Berpusat pada NFT

Sebelumnya, model GameFi mengalami beberapa siklus. Model GameFi 1.0 yang dikembangkan oleh Axie Infinity memadukan NFT dan P2E. Namun, karena gameplay yang terbatas, model ini hanya bertahan singkat. Era GameFi 2.0 pun lalu hadir, dipimpin Stepn dan menerapkan NFT pada X to earn. Model ini meningkatkan beberapa aspek dalam gameplay. Meski demikian, hal tersebut tidak memadai. Gameplay masih kurang variatif, dan pengembangan gim masih sulit, sedangkan, siklus gim tergolong pendek. Tak satu pun dari kedua model ini mampu mengatasi isu mendasar: oknum di balik bot dan praktik scalping yang memanfaatkan mekanisme untuk kepentingannya sendiri. Dengan kedua model ini, pemain berfokus memperoleh pendapatan, dan cenderung menjual token agar cepat meraup keuntungan. Hal ini berbiaya sangat mahal bagi pengguna yang ingin bermain. Maka, model tersebut tak dapat bertahan. Ketika sebuah perusahaan gagal memonetisasi gim setelah banyak pengguna yang bergabung, ekologi gim sulit bertahan atau siklus hidupnya berlangsung lama.

Setelah GameFi 3.0 hadir, publik mulai memiliki keyakinan atas model ini. Era baru pun dimulai dengan Big Time dan Bless Global yang telah memanfaatkan pengalamannya, serta menemukan model baru.

Big Time menerapkan model Free-to-Play (F2P) dengan menyediakan NFT yang dapat diperdagangkan dan in-game Gears yang tidak dapat diperdagangkan. Model ini menjamin kelancaran pengalaman bermain gim bagi pemain yang tidak membayar demi memenangkan gim, serta memberikan peningkatan bagi pemain yang membeli NFT (sebagian besar berupa aset virtual seperti Gears, Ornaments, dan Mounts yang tidak berpengaruh pada performa pemain gim). Rencana lanjutan P2E juga disusun guna mempertahankan basis pengguna yang baik lewat F2P, serta menambah pendapatan dengan mengajak pengguna Web 2.0 agar bergabung dalam dunia Web 3.0. Meski berfokus pada open-world gameplay, Big Time hanya memiliki jumlah pemain terbatas, dan kesuksesannya masih harus diuji.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.