Sutanto Nurhadi Permana, Fotografer Persib: Cerita Seru di Balik Lensa pada ISO Series Vol. 1

ED
Minggu, 15 Juni 2025 | 11:44 WIB
Bagikan
Sutanto Nurhadi Permana, Fotografer Persib: Cerita Seru di Balik Lensa pada ISO Series Vol. 1

VISI.NEWS | BANDUNG — Fotografer Persib Bandung, Sutanto Nurhadi Permana, membagikan kisah inspiratifnya dalam ajang ISO Series Vol. 1: Insight Story Opportunity yang digelar di DOSS Superstore Bandung lantai 2, Jalan Sunda No. 69, Minggu (15/6/2025). Dalam acara bertajuk obrolan santai ala panelis dan sesi sharing kreatif, Sutanto berbagi langsung cerita perjuangannya mendokumentasikan setiap momen skuad Pangeran Biru dari balik lensa kamera.

Sutanto, atau akrab disapa Tanto, mengisahkan bahwa tantangan terbesar seorang fotografer lapangan adalah menjaga fokus saat atmosfer stadion tengah meledak oleh yel-yel dan euforia bobotoh. "Kita harus tetap konsisten, tetap bisa menangkap momen dengan tepat, padahal suasananya kadang sudah luar biasa ramai dan emosional," ungkapnya.

Saat ini, Persib memiliki dua fotografer resmi, termasuk dirinya. Namun saat pertandingan tandang (away), hanya satu fotografer yang diberangkatkan. Hal ini membuat tugas semakin menantang, terutama dalam hal kecepatan pengambilan dan pengiriman foto yang harus segera diunggah ke media sosial klub.

Tanto juga mengungkapkan bahwa kendala jaringan seringkali menjadi penghambat utama dalam proses pengiriman foto dari stadion ke tim media. “Kita harus jadi yang pertama mengunggah momen penting, tapi kalau sinyalnya lemah, butuh waktu 7-15 menit hanya untuk bisa kirim satu foto buat diolah,” jelasnya.

Ia memulai karier di Persib sejak 2019 melalui jalur yang tak biasa, dimulai dari memotret tim Bandung United hingga akhirnya dipercaya menjadi fotografer utama Persib Bandung pada 2020. Momen ikonik pertamanya bahkan terekam saat Ezzechiel N'Douassel masih berseragam Persib di putaran kedua Liga 1 2019.

Tantangan makin besar ketika pandemi COVID-19 menghantam dan kompetisi dihentikan. Saat kompetisi kembali bergulir dengan protokol ketat, akses media sangat dibatasi. Tanto bersama rekannya kemudian menciptakan kanal foto khusus agar jurnalis tetap bisa mengakses dokumentasi pertandingan dan latihan Persib.

Ia menyampaikan bahwa pekerjaannya kini jauh lebih kompleks dibanding saat masih bekerja di media cetak. Selain mendokumentasikan pertandingan, ia juga harus memenuhi kebutuhan sponsor klub dan memperhatikan brand image para pemain, terutama untuk media sosial dan keperluan komersial.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa setiap jepretan memiliki nilai emosional dan cerita tersendiri. Bahkan momen kecil seperti pemain masuk lorong atau pemanasan pun baginya adalah bagian penting yang membentuk narasi besar perjalanan Persib. “Serpihan kecil itu kalau disatukan bisa jadi cerita kuat untuk klub,” tambahnya.

Penutupnya penuh makna: foto bukan sekadar visual, tapi juga bagian dari motivasi dan identitas. "Kalau fotonya bagus, pemain bisa makin termotivasi. Bahkan dari zaman mereka masih di diklat, saya selalu bilang: main dulu yang bagus, foto mah aman. Karena lewat foto juga, pemain bisa membentuk personal branding," tutup Tanto dengan senyum.

@nia

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.