Survei: Peningkatan Kondisi Kesehatan, Kualitas Tidur, dan Kekebalan Tubuh Tiga Target Kesehatan Utama yang Ingin Dicapai
"Setelah gaya hidup sehat dan aktif kian diminati konsumen, serta peran orang yang mendukung mereka untuk mengatasi tantangan semakin penting, perusahaan kami juga semakin relevan dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang," ujar Stephen Conchie, Regional President, Herbalife Asia Pacific and China. "Produk nutrisi kami yang berkualitas dan lengkap, serta Member Independen kami yang menawarkan pelatihan dan komunitas yang suportif, menjadi solusi lengkap yang dirancang menurut target kesehatan dan kesejahteraan konsumen.
"Demi memperkuat komitmen kami dalam membantu berbagai orang di Asia Pasifik menjalani gaya hidup yang lebih sehat dan aktif, kami menggelar 'APAC Extravaganza' di Singapura minggu ini. Program ini menjadi kegiatan edukasi dan pelatihan tahunan terbesar kami yang diikuti Member Independen di kawasan Asia Pasifik. Kami ingin menginspirasi ribuan Member Independen agar mengusung gaya hidup sehat dan aktif di komunitasnya masing-masing," lanjut Conchie.
Dilaksanakan pada April 2023, "Health Priority Survey" Herbalife menyurvei 5.504 konsumen berusia 18-78 tahun di 11 negara Asia Pasifik, yakni Australia, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.
Niat Mengalokasikan Pengeluaran untuk Kesehatan dan Gaya Hidup
Setelah konsumen Asia Pasifik semakin sadar akan kondisi kesehatannya, banyak dari mereka (72%) ingin menambah anggaran pengeluaran untuk kesehatan dan gaya hidup, khususnya Vietnam (95%), Filipina (90%), Indonesia (86%), dan Taiwan (85%).
Secara rata-rata:
- 56% responden ingin menambah anggaran pengeluarannya hingga 1% - 10%.
- 31% ingin menambah anggaran pengeluarannya hingga 11% - 20%.
- 13% ingin menambah anggaran pengeluarannya hingga minimal 20%.
Menyadari pentingnya investasi kesehatan, responden mengalokasikan penambahan anggaran tersebut untuk:
- Memilih makanan yang lebih sehat (65%).
- Membeli/mengonsumsi suplemen (52%).
- Memeriksa kesehatan secara rutin (48%).
- Berkonsultasi dengan pakar kesehatan (28%).
- Berkonsultasi dengan ahli kesehatan mental (25%).
Temuan survei ini secara jelas menunjukkan, masyarakat di Asia Pasifik mengapresiasi peran nutrisi dalam menjaga kesehatan dan vitalitas jangka panjang.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!