Survei Jakpat: 93% Responden Milennial dan Gen Z Merupakan Mobile Gamer
Terlebih lagi, esports di Indonesia memiliki potensi prestasi yang signifikan dan mendorong pertumbuhan industri kreatif. Beberapa tim esports ternama Indonesia yang menjadi juara dunia seperti EVOS, ONIC, RRQ, dan Bigetron telah menorehkan prestasi di kancah global.
Jakpat mengadakan survei untuk mengetahui perilaku dan kebiasaan para gamer di Indonesia. Laporan yang melibatkan 1191 responden ini menunjukkan apa saja device, genre, pertimbangan, hingga langganan para gamer yang dibagi dalam empat topik: mobile gaming, PC/laptop gaming, console gaming, dan esports. Para responden juga dibagi dalam dua persona, yaitu aktif dan kasual. Gamer aktif cenderung mengalokasikan waktu khusus untuk bermain gim dengan durasi minimal 3 jam per sesi. Sementara, gamer kasual lebih fleksibel dalam bermain gim dengan durasi bermain maksimal 2 jam per sesi.
Hasil survei menyatakan bahwa 93% responden yang terdiri dari Milenial dan Gen Z ini adalah mobile gamer, 38% adalah PC/laptop gamer, dan 25% adalah console gamer.
Gamer aktif didominasi oleh laki-laki dengan persentase 54% sementara gamer kasual kebanyakan adalah perempuan (68%). Jika dilihat dari segi generasi, lebih dari 50% Milenial maupun Gen Z adalah gamer kasual.
Berdasarkan hasil survei tersebut, Head of Research Jakpat, Aska Primardi menilai bahwa saat ini game ataupun esports tidak bisa dilihat lagi sebagai sekedar permainan untuk anak-anak, karena keduanya sudah menjadi gaya hidup dan ekosistem baru yang juga menyasar segmen dewasa.
“Industri esports dan game di Indonesia terus bertumbuh, demikian pula produk-produk game di dalamnya yang terus berkembang. Hal ini bisa menjadi peluang besar bagi perusahaan dan brand untuk mendukung para gamer sekaligus memperluas pangsa pasar bagi brand tersebut,” tutur dia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!