Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026 Kejagung Geledah Rumah Don Ritto di Bandung Terkait Kasus TPPU 5 Aug 2026 Alokasi Anggaran Revitalisasi Sekolah di Sukabumi Rp 154 Miliar 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026 Kejagung Geledah Rumah Don Ritto di Bandung Terkait Kasus TPPU 5 Aug 2026 Alokasi Anggaran Revitalisasi Sekolah di Sukabumi Rp 154 Miliar 5 Aug 2026

Surplus Berkelanjutan: Neraca Perdagangan Indonesia Catat Rekor 49 Bulan Berturut-turut

ED
Kamis, 20 Juni 2024 | 11:30 WIB
Bagikan
Surplus Berkelanjutan: Neraca Perdagangan Indonesia Catat Rekor 49 Bulan Berturut-turut

VISI.NEWS | JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia masih mencatatkan surplus pada Mei 2024 sebesar US$2,93 miliar. Ini merupakan rekor 49 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Surplus ini didorong oleh komoditas non migas yang tercatat sebesar US$4,26 miliar. Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah, menyampaikan bahwa komoditas penyumbang utama dalam surplus ini adalah bahan bakar mineral, lemak, dan minyak hewan, serta besi baja. Konferensi pers mengenai hal ini dilakukan pada Rabu, (19/6/2024).

Secara lebih rinci, berikut adalah narasi berita mengenai surplus neraca dagang pada Mei 2024:

Surplus Berkelanjutan: Neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar US$2,93 miliar pada Mei 2024. Ini merupakan 49 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Surplus ini menunjukkan kinerja positif dalam perdagangan luar negeri Indonesia.

Kontribusi Komoditas Non Migas: Surplus tersebut didorong oleh komoditas non migas yang tercatat sebesar US$4,26 miliar. Komoditas ini meliputi bahan bakar mineral, lemak, dan minyak hewan, serta besi baja.

Pernyataan Deputi Bidang Statistik Produksi BPS: Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah, menyampaikan bahwa komoditas penyumbang utama dalam surplus ini adalah bahan bakar mineral, lemak, dan minyak hewan, serta besi baja. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers pada Rabu, (19/6/2024).

Dengan surplus neraca dagang yang berkelanjutan, Indonesia terus memperkuat posisinya dalam perdagangan internasional.

Surplus neraca dagang yang berkelanjutan memiliki beberapa dampak positif terhadap ekonomi Indonesia:

Stabilitas Mata Uang: Surplus neraca dagang dapat membantu menjaga stabilitas nilai tukar mata uang. Dengan adanya surplus, permintaan terhadap mata uang Indonesia meningkat, yang dapat mengurangi tekanan devaluasi.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.