Supporter Maccabi Tel Aviv Diduga Picu Kekerasan Terhadap Warga Palestina di Amsterdam Sebelum Bentrokan
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 9 November 2024 | 14:00 WIB
VISI.NEWS | AMSTERDAM - Supporter klub sepak bola Maccabi Tel Aviv asal Israel dituduh menjadi pihak yang memprovokasi kekerasan di Amsterdam, Belanda, sebelum bentrokan besar terjadi pada Kamis malam (7/11/2024) setelah pertandingan Liga Eropa antara Maccabi Tel Aviv dan Ajax Amsterdam. Menurut Jazie Veldhuyzen, anggota Dewan Kota Amsterdam, "hooligan Maccabi" mengawali kekerasan dengan menyerang warga yang mendukung Palestina, termasuk menyerang rumah-rumah yang memasang bendera Palestina di kota itu. Serangan dimulai pada Rabu (6/11/2024), di mana supporter Israel juga menghancurkan taksi dan mencopot bendera Palestina dari gedung-gedung.
Sebagai balasan atas serangan tersebut, warga Amsterdam membentuk perlawanan yang berujung pada bentrokan di luar stadion Johan Cruyff Arena dan beberapa lokasi lain di kota itu. Salah satu aktivis Palestina di Belanda, Mo Kotesh, mengungkapkan bahwa supporter Israel bahkan menyerang orang tak bersalah di jalan, mengutuk orang Arab, dan merusak properti. Bentrokan ini berlanjut hingga malam pertandingan, yang dimenangkan Ajax 5-0.
Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) mengutuk tindakan kekerasan tersebut, yang menurut mereka dipicu oleh ujaran kebencian dan serangan terhadap simbol Palestina. PFA juga menuntut FIFA untuk bertindak atas insiden ini. Kepolisian Amsterdam menyatakan telah menangkap 62 tersangka terkait bentrokan itu, sementara video-video yang beredar menunjukkan supporter Maccabi Tel Aviv meneriakkan slogan-slogan anti-Arab sebelum pertandingan dimulai.
Pemerintah Israel melaporkan bahwa 10 warga Israel terluka dalam insiden tersebut, sementara Perdana Menteri Belanda, Dick Schoof, mengecam kejadian ini sebagai serangan anti-Semitisme dan berjanji akan menindak tegas para pelaku. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!