Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026

Sungai Cidadap Kembali Meluap, Permukiman Warga Kebanjiran

ED
Selasa, 2 November 2021 | 11:06 WIB
Bagikan
Sungai Cidadap Kembali Meluap, Permukiman Warga Kebanjiran
VISI.NEWS | KBB - Aliran Sungai Cidadap di Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) meluap setelah diguyur hujan deras pada Senin (1/11/2021). Luapan sungai tersebut meluber hingga ke permukiman warga di Kampung Pasanggarahan, Desa Sirnajaya yang berada di tepian aliran sungai. Beruntung ketinggian air tak terlalu tinggi, hanya sekitar 10 centimeter. "Iya karena hujan sungainya jadi meluap. Sudah ada yang masuk ke rumah, tapi memang enggak terlalu parah seperti tahun lalu," ungkap Lia (45) saat dihubungi, dilansir SuaraJabar.id. Untuk mengantisipasi luapan sungai susulan, Lia dan warga lainnya tetap siaga mengingat belakangan ini curah hujan cukup tinggi. "Ya ini juga masih terus memantau ketinggian airnya, sambil mulai beres-beres perabot kalau airnya makin tinggi," kata Lia. Sementara itu Camat Gununghalu Hari Mustika mengatakan pihaknya masih memantau kondisi aliran Sungai Cidadap yang meluap tersebut lantaran saat ini masih hujan kendati intensitasnya agak menurun. "Hujan deras itu dari jam 2. Mudah-mudahan enggak naik lagi airnya karena memang rutin juga kalau hujan deras. Sekarang kita pantau terus kondisinya," ujar Hari. Jika kondisi luapan air memburuk, kemungkinan warga yang tinggal di tepian aliran sungai bakal diungsikan. Namun saat ini warga masih bertahan di rumahnya masing-masing karena banjir tak terlalu parah. "Kalau terus naik airnya mungkin yang di dekat benteng saja yang diungsikan. Itu juga enggak seberapa, hanya terpapar sedikit. Jadi mereka bisa naik-naik ke atas dulu sebentar sampai reda hujannya, biasanya enggak lama. Cuma setelahnya memang terdampak lumpur jadi harus bersih-bersih," terang Hari. Meluapnya aliran Sungai Cidadap bukan terjadi kali ini saja. Terakhir sungai tersebut meluap pada Maret 2020 lalu. Ketinggian air mencapai 1,5 meter hingga merendam sebagian permukiman warga. "2020 kemarin juga kejadian, dan khawatirnya jadi rutin setiap tahun. Biasanya meluap juga karena ada longsor di atasnya, alirannya tertutup jadi meluap. Jadi Cidadap ini kiri kanannya banyak anak sungai, nah dari situ masuk ke aliran besar jadi meningkat debitnya," pungkas Hari. Kekinian, air yang masuk ke pemukiman warga sudah mulai surut. Namun petugas gabungan masih berada di lokasi untuk memantau kondisi. Pendataan akan dilanjutkan keesokan hari mengingat kondisi yang tidak memungkinkan. "Hasil pantauan aparat kecamatan Gununghalu kondisi saat ini sudah berangsur-angsu surut, tidak ada korban jiiwa," kata Kepala BPBD KBB Duddy Prabowo. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.