Viral ASN Bandung Barat Bahas Fee Proyek Saat Live, Kini Terancam Dimutasi 7 Aug 2026 Pemkot Bandung Bekukan Izin Videotron Usai Penebangan Pohon 7 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura Piala AFF 2026 Malam Ini 7 Aug 2026 Penerbangan Bandung-Lampung Wings Air Perdana Mengudara dari Husein 7 Aug 2026 79 Pemda Kesulitan Bayar Gaji Pegawai, Purbaya Turun Tangan 7 Aug 2026 Kemenkes Jelaskan Penyebab Yurizal Menunggu Delapan Jam di IGD RSCM 7 Aug 2026 Kemnaker Perbarui Regulasi PKWT Hadapi Dinamika Dunia Kerja 7 Aug 2026 Dekan FPIPS UPI Soroti Krisis Kepercayaan Publik terhadap Penegakan Hukum 7 Aug 2026 Besaran Bantuan PIP 2026 dan Cara Cek Penerima 7 Aug 2026 Head to Head Indonesia vs Singapura Jelang Penentuan Piala AFF 2026 7 Aug 2026 Viral ASN Bandung Barat Bahas Fee Proyek Saat Live, Kini Terancam Dimutasi 7 Aug 2026 Pemkot Bandung Bekukan Izin Videotron Usai Penebangan Pohon 7 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura Piala AFF 2026 Malam Ini 7 Aug 2026 Penerbangan Bandung-Lampung Wings Air Perdana Mengudara dari Husein 7 Aug 2026 79 Pemda Kesulitan Bayar Gaji Pegawai, Purbaya Turun Tangan 7 Aug 2026 Kemenkes Jelaskan Penyebab Yurizal Menunggu Delapan Jam di IGD RSCM 7 Aug 2026 Kemnaker Perbarui Regulasi PKWT Hadapi Dinamika Dunia Kerja 7 Aug 2026 Dekan FPIPS UPI Soroti Krisis Kepercayaan Publik terhadap Penegakan Hukum 7 Aug 2026 Besaran Bantuan PIP 2026 dan Cara Cek Penerima 7 Aug 2026 Head to Head Indonesia vs Singapura Jelang Penentuan Piala AFF 2026 7 Aug 2026

Sumedang Unjuk Gigi di Beauty Contest Bantuan Keuangan 2025 dengan Inovasi Pertanian Organik

ED
Selasa, 23 Juli 2024 | 13:12 WIB
Bagikan
Sumedang Unjuk Gigi di Beauty Contest Bantuan Keuangan 2025 dengan Inovasi Pertanian Organik

VISI.NEWS | SUMEDANG - Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang mengikuti penilaian Beauty Contest Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota Kompetitif Tahun Anggaran 2025 secara virtual di Command Center Sumedang, Senin (22/7/2024). Acara ini dihadiri oleh Pj. Sekda Tuti Ruswati bersama para Kepala OPD yang memaparkan berbagai inovasi untuk peningkatan aktivitas ekonomi daerah.

Dalam presentasinya, Tuti Ruswati menjelaskan tentang inovasi Sentra Andalan Pertanian Organik Sumedang yang Berkualitas, Integrated, dan Unggul (SAPERTOS KITU). "Latar belakang inovasi ini adalah karena terdapat tren menurun produksi dan provitas padi di Sumedang. Selain itu, ketergantungan petani terhadap pupuk kimia semakin meningkat, sementara ketersediaan dan aksesnya semakin sulit dan terbatas," kata Tuti.

Inovasi SAPERTOS KITU bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi lokal melalui berbagai mekanisme dan kegiatan. "Kami melakukan penguatan kelembagaan petani, budidaya padi organik, pemasaran, serta budidaya peternakan. Untuk penguatan kelembagaan petani, kita bentuk Kelembagaan Ekonomi Pertanian (KEP) dalam bentuk koperasi. Kami berharap koperasi menjadi pengelola agribisnis inovasi SAPERTOS KITU, serta daya dukung lingkungan meningkat," ujarnya.

Tuti menambahkan bahwa kegiatan tersebut mengedepankan keberlanjutan sumber daya alam dan lingkungan hidup, peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan pelayanan publik. "Untuk pertumbuhan ekonomi dilakukan dari peningkatan provitas, pengurangan biaya produksi padi, peningkatan nilai tambah produk, produk pupuk organik dari kohe, dan pendapatan dari budidaya hijauan dan pengolahan pakan," katanya.

Keberhasilan inovasi SAPERTOS KITU diukur dari tingkat efektivitas, peluang investasi, serta serapan tenaga kerja. "Untuk tingkat efektivitas sebesar 100 persen ditunjang dengan kondisi existing di lokasi yang merupakan sentra pertanian organik dan industri beras organik yang sudah berjalan kurang lebih tiga tahun yang dilaksanakan oleh kelompok tani," jelasnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.