Sumedang Ingin yang Terdepan dalam Digitalisasi Pemerintahan
"Alhamdulilah disertasi saya sudah selesai beberapa bulan yang lalu. Hari ini disertasi saya diinformasikan ke Pak Pj Bupati dan Bu Sekda dan teman-teman ASN. Kesimpulannya transformasi di Kabupaten Sumedang sudah bagus, tetapi belum signifikan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Herman
Menurutnya, variabel kesejahteraan masyarakat sangat kompleks, tetapi di Kabupaten Sumedang sudah mulai menunjukkan trend yang signifikan.
"Transformasi digital di Sumedang sangat bagus, tetapi belum berdampak kepada kesejahteraan, seperti pengangguran, kemiskinan. Tetapi trendnya sudah bagus. Kita tinggal menunggu waktu beberapa tahun ke depan, Sumedang akan optimal," katanya.
Herman menjelaskan, setelah dikompilasi dari 27 Kabupaten /Kota di Jawa Barat untuk indikator makro pembanguan Kabuoaten Sumedang berada pada urutan ke-7.
"Jadi untuk kesejahteraan masyarakat, Sumedang di posisi ke-7. Lumayan bagus. Harapannya tentu nanti harus terdepan. Hasil penelitian ini silakan oleh teman-teman dirujuk. Karena untuk perubahan cepat, tidak mungkin tanpa digital tools," katanya.
Herman menyampaikan, selain kepemimpinan digital, yang harus dijaga mulai dari kabupaten, kecamatan sampai desa, ialah literasi digital.
"Literasi digital ini terutama masyarakat. Jadi harus diedukasi agar masyarakat punya pengetahuan, pemahaman sehingga berbagai platform bisa dimanfaatkan," tuturnya.
Reform Corner tersebut diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, Camat dan Lurah se-Kabupaten Sumedang. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!