Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Sumedang Ingin yang Terdepan dalam Digitalisasi Pemerintahan

Desi Rossilawati
Selasa, 24 Desember 2024 | 14:00 WIB
Bagikan
Sumedang Ingin yang Terdepan dalam Digitalisasi Pemerintahan

VISI.NEWS | KAB. SUMEDANG - Pemda Kabupaten Sumedang menggelar Reform Corner dengan mengambil tema 'Masa Depan Transformasi Digital di Kabupaten Sumedang' dan menghadirkan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman sebagai narasumber.

Pj Bupati Yudia Ramli menyebutkan, pihaknya sengaja mengundang Sekda Herman Suryatman untuk mengisi Reform Corner mengingat kompetensinya dalam digitalisasi dan reformasi pemerintahan.

"Kami undang pakarnya langsung sekaligus praktisi. Beliau dulu pejabat juga di Kabupaten Sumedang. Jadi sudah hapal betul," kata Yudia di Aula Tampomas Lantai 3 PPS, dilansir dari laman Pemerintah Kabupatrn Sumedang, Selasa (24/12/2024).

Yudia menjelaskan, Reform Corner digelar sebagai bagian dari uoaya mewujudkan Sumedang sebagai kabupaten yang cerdas dan sejahtera.

"Kabupaten yang cerdas dan sejahtera manfaatnya dari digital. Kita mempunyai Perda Transformasi Digital. Perda itu akan tidak ada manfaatnya kalau tidak menjadikan digitalisasi menjadi bermanfaat untuk pembangunan di Sumedang," katanya.

Yudia berharap, hadirnya Sekda Jawa Barat Herman Suryatman diharapkan bisa memotivasi jajaran birokrasi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang untuk bisa menjadikan Kabupaten Sumedang terdepan di dalam tata kelola pemerintahan menggunakan digitalisasi.

"Saya melihat di Sumedang ini digitalisasi dan SPBE sudah berapa kali menjadi juara nasional. Sekarang ingin sekali juara terdepan di dalam digital," ujarnya.

Sementara itu Sekda Jabar Herman Suryatman menyebutkan, materi yang ia sampaikan pada Refor Corner merupakan disertasi yang ia susun dengan judul 'Scenario Planning Implementasi e- Government di Kabupaten Sumedang (Strategi Akselerasi SPBE Menuju Pemerintahan Daerah Berkelas Dunia Tahun 2030)'.

"Alhamdulilah disertasi saya sudah selesai beberapa bulan yang lalu. Hari ini disertasi saya diinformasikan ke Pak Pj Bupati dan Bu Sekda dan teman-teman ASN. Kesimpulannya transformasi di Kabupaten Sumedang sudah bagus, tetapi belum signifikan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Herman

Menurutnya, variabel kesejahteraan masyarakat sangat kompleks, tetapi di Kabupaten Sumedang sudah mulai menunjukkan trend yang signifikan.

"Transformasi digital di Sumedang sangat bagus, tetapi belum berdampak kepada kesejahteraan, seperti pengangguran, kemiskinan. Tetapi trendnya sudah bagus. Kita tinggal menunggu waktu beberapa tahun ke depan, Sumedang akan optimal," katanya.

Herman menjelaskan, setelah dikompilasi dari 27 Kabupaten /Kota di Jawa Barat untuk indikator makro pembanguan Kabuoaten Sumedang berada pada urutan ke-7.

"Jadi untuk kesejahteraan masyarakat, Sumedang di posisi ke-7. Lumayan bagus. Harapannya tentu nanti harus terdepan. Hasil penelitian ini silakan oleh teman-teman dirujuk. Karena untuk perubahan cepat, tidak mungkin tanpa digital tools," katanya.

Herman menyampaikan, selain kepemimpinan digital, yang harus dijaga mulai dari kabupaten, kecamatan sampai desa, ialah literasi digital.

 "Literasi digital ini terutama masyarakat. Jadi harus diedukasi agar masyarakat punya pengetahuan, pemahaman sehingga berbagai platform bisa dimanfaatkan," tuturnya.

Reform Corner tersebut diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, Camat dan Lurah se-Kabupaten Sumedang. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.