Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026

Sugiat Santoso: Banyak Antek Asing yang Ingin Gagalkan Program Prabowo

Desi Rossilawati
Selasa, 14 Oktober 2025 | 21:15 WIB
Bagikan
Sugiat Santoso: Banyak Antek Asing yang Ingin Gagalkan Program Prabowo

VISI.NEWS | JAKARTA - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, mengatakan kesuksesan pemerintahan Prabowo-Gibran menjalankan program-program, dalam setahun belakangan ini, tampaknya membuat beberapa pihak tidak senang.

Menurutnya, tak semua kelompok dalam negeri maupun global senang dengan keberhasilan program Prabowo tersebut.

"Saya sekaligus curhat, tidak semua kelompok dalam negeri maupun global yang senang dengan keberhasilan program-program Pak Prabowo. Bahwa masih banyak komprador-komprador asing, antek-antek asing di dalam negeri yang sedang berusaha menggagalkan program Pak Prabowo," kata Sugiat dalam acara 'Pekan Prabowo-Gibran: Satu Tahun untuk Indonesia Raya' di Jakarta, Senin (13/10/2025).

Sugiat menyatakan, antek-antek asing itu sepertinya memahami bahwa cita-cita Presiden Prabowo sejak dulu. Jika membaca buku Paradoks Indonesia, sudah sangat jelas bahwa Prabowo menginginkan kekayaan negara bisa dikapitalisasi, dijaga, diamankan, dan digunakan sebesar-besar manfaatnya untuk rakyat. Cita-cita Prabowo tersebut akan terlihat tahun depan, dengan rancangan APBN untuk semua program-programnya.

"APBN 2025 ini kan dirancang oleh pemerintahan sebelumnya. Sehingga banyak sekali program-program besar Pak Prabowo itu tidak bisa dieksekusi secara maksimal," ujarnya.

Ia mencontohkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum bisa dieksekusi secara maksimal. Karena di APBN 2025 belum ada. Termasuk program lainnya.

"Paling di APBN-P ya kan. Begitu juga dengan Sekolah Rakyat, juga dengan koperasi desa-desa. Tapi dalam konteks pondasinya, saya pikir bahwa secara prosedural, dan secara formal, berdasarkan laporan, hampir semua, bahkan mungkin bukan hampir lagi, semua desa di Nusantara ini sudah terbentuk Koperasi Desa Merah Putih. Saya pikir pondasinya sudah ada. Tinggal bagaimana mengekseskusinya di 2026. Inilah pertaruhannya," ungkapnya.

Untuk konsolidasi bidang ekonomi, lanjut Sugiat, Prabowo telah menunjukkan ketegasannya. Misal, melakukan perombakan kabinet, khususnya jabatan Menteri Keuangan dari Sri Mulyani ke Purbaya Yudhi Sadewa, yang berbeda mazhab.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.