Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Kasus ISPA di Pontianak Naik 10 Persen Imbas Kabut Asap Karhutla 25 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Kasus ISPA di Pontianak Naik 10 Persen Imbas Kabut Asap Karhutla 25 Aug 2026

Sufmi Dasco: Tinggalkan Sistem Tap di Tol demi Kurangi Kecelakaan

Desi Rossilawati
Kamis, 6 Februari 2025 | 17:00 WIB
Bagikan
Sufmi Dasco: Tinggalkan Sistem Tap di Tol demi Kurangi Kecelakaan
VISI.NEWS | JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mendorong pengecekan berkala terhadap armada angkutan umum dan kendaraan niaga seperti bus dan truk untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, khususnya akibat rem blong. Hal ini disampaikan Dasco merespons kecelakaan beruntun yang terjadi di Gerbang Tol Ciawi, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. "Ya pertama setelah kita melakukan pencermatan, kecelakaan-kecelakaan itu sering terjadi termasuk yang terakhir kali ini karena adanya rem blong. Rem blong ini baik dari kendaraan angkutan, maupun angkutan umum, maupun angkutan niaga dalam hal ini truk dan bus itu perlu kemudian dilakukan pengecekan secara berkala," ujar Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (6/2/2025). "Terutama dari pemilik maupun kemudian nanti dinas lalu lintas angkutan jalan raya harus melakukan pengecekan-pengecekan secara berkala," sambungnya. Dasco juga menyarankan agar sistem pembayaran tol dengan metode tap yang mengharuskan kendaraan berhenti diganti dengan teknologi yang lebih modern. Teknologi pembayaran otomatis tanpa perlu berhenti dinilai dapat mengurangi risiko kecelakaan di jalan tol, seperti yang telah diterapkan di beberapa negara. "Nah yang kedua mungkin dari sisi teknologi untuk mengurangi angka kecelakaan kita mungkin menyarankan kepada pemerintah untuk tidak atau meninggalkan pemakaian sistem tap yang dia harus berhenti," kata Dasco. "Harusnya itu kemudian dapat dipakai teknologi yang lebih maju bagaimana melakukan pendeteksi pembayaran tanpa mobil harus berhenti kan itu di beberapa negara sudah ada," tambah Dasco. Lebih lanjut, Dasco menekankan pentingnya menjaga proses pemberian KIR agar tetap sesuai dengan aturan dan standar keselamatan. Ia menilai sanksi untuk pelanggaran lalu lintas, termasuk kelalaian dalam perawatan kendaraan, telah diatur secara jelas dalam undang-undang yang berlaku. "Ya terutama itu, makanya setiap pemberian kir dan lain-lain itu tetap harus dijaga dan saya pikir kelalaian di UU lalu lintas itu kan juga sudah ditentukan sanksinya," paparnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.