SUARA WARGA | Sampah Menggunung Lagi di Pasar Baleendah
Oleh H Jaenudin
KETIKA penulis, memasuki pasar Baleendah, dari sebelah timur, saat ini terlihat kembali sampah menggunung. Berdasarkan hasil wawancara penulis dengan salah seorang pekerja kebersihan di Pasar Baleendah, sudah satu bulan lebih, sampah di Pasar Baleendah tidak terangkut, dengan alasan tidak ada armada pengangkutan.
Akibat tidak adanya pengakutan sampah dari pasar Baleendah, air lindi (air serapan dari sampah) menggenangi jalan dari arah timur pasar Baleendah, dan jalan tersebut sehari- hari merupakan jalur angkutan kota, jurusan Tegallega Baleendah dan Banjaran, termasuk kendaraan sepeda motor dan kendaraan lainnya yang masuk ke pasar Baleendah untuk berbelanja atau keperluan lainnya.
Dapat dibayangkan akibat menggunungnya sampah, mulai dari bau yang menyengat, air lindi pekat berwarna hitam menggenangi jalan dan jalan pun menyempit karena sampah meluber sampai ke tengah jalan.
Berdasarkan keterangan para pekerja pengangkut sampah di Pasar Baleendah, entah sampai kapan, sampah dari Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) Pasar Baleendah dapat terangkut, oleh kendaraan pengangkut sampah dari Dinas Kebersihan Kabupaten Bandung.
Sementara para pedagang setiap hari dipungut restribusi uang kebersihan, kemananan dan lainnya. Masyarakat, yang berada disekitar Pasar Baleendah pun berharap penumpukan sampah yang terjadi TPS Pasar Baleendah adalah yang terakhir dimana pada tahun 2022, penumpukan sampah di TPS Pasar Baleendah pernah terjadi, yang mengakibatkan bau menyengat, ketika angin berembus baik ke arah, barat dan timur sesekali angin berembus kearah selatan juga kearah utara, akibat penumpukan sampah di TPS Pasar Baleendah.***
- Penulis,warga masyarakat Baleendah Kabupaten Bandung.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!