Studi Tiru Bupati Bandung ke Banyuwangi, "Saat ini kita hajar dulu"
Sebelum pandemi, kata Choliqul Ridhaa, wisatawan diarahkan ke desa wisata. "Untuk desa-desa wisata ini pengelolaan kita serahkan kepada Bumdes," ungkapnya.
Unsur PentahelixSementara itu, Bupati Bandung HM Dadang Supriatna mengatakan bahwa studi tiru ini dalam rangka pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf). "Studi tiru ini dalam rangka pengembangan pariwisata dan ekraf," tegasnya.
Dadang mengatakan, kedatangannya untuk mempelajari bagaimana strategi Pemkab Banyuwangi dalam mengoptimalkan potensi daerah yang ada dengan menggandeng unsur pentahelix, di antaranya Perhutani. "Selain itu untuk mempelajari mengenai share profit pengelolaannya. Melalui pentahelix tersebut, selain turut mensejahterakan perekonomian masyarakat lokal, di samping memberdayakan masyarakat juga mendorong pariwisata ekraf daerah lebih bangkit dan pesat,” tutur Dadang Supriatna.
Bupati Bandung juga ingin mengetahui, bagaimana peran desa dalam mengoptimalkan potensi pariwisata. Kemudian treatment apa yang dilakukan pemerintah daerah dalam mendorong eksistensi hasil produksi masyarakat lokal agar tetap bertahan.
“Termasuk bagaimana sektor pariwisata mempengaruhi PAD (Pendapatan Asli Daerah). Untuk itu, melalui agenda studi tiru itu, mudah-mudahan akan dihasilkan sharing pengetahuan yang tepat untuk dapat diterapkan di Kabupaten Bandung,” ungkapnya.@asa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!