Strategi Dedi Mulyadi Turunkan Angka Kemiskinan di Jawa Barat
VISI.NEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) terpilih Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan masalah kemiskinan di Jabar secara berhatap.
Dedi mengungkapkan, rencananya untuk membangun lebih banyak rumah layak huni di Jabar selama 5 tahun kedepan. Dedi mengatakan, Jawa Barat memiliki berbagai persoalan genting yang perlu diselesaikan, salah satunya kemiskinan.
Ia merinci sejumlah langkah strategis cara menurunkan kemiskinan, seperti dengan memperbaiki akses kesehatan, pendidikan, infrastruktur, serta hunian.
“Bagaimana menyelesaikan agar kemiskinan menurun? satu perbaiki rumahnya, dua lindungi akses kesehatannya, tiga keluarga berencana, empat sekolahin anak-anaknya, kelima bangun akses infrastuktur yang memadai ke lingkungannya,” ujar Dedi, dikutip dari akun YouTube Kang Dedi Mulyadi, Rabu (12/2/2025).
Mantan Bupati Purwakarta itu berencana menangani 30.000 hunian kumuh di Jawa Barat pada masa kepemimpinannya.
Menurut data yang dipaparkan, saat ini Jabar memiliki 83 kawasan kumuh yang tersebar di 23 kabupaten/kota. Dari 83 kawasan tersebut, terdapat sekitar 6.000 rumah pada kewenangan provinsi dan 43.000 rumah pada kabupaten/kota.
Dengan total sekitar 47.000 rumah kumuh, Dedi Mulyadi akan membangun 30.000 unit rumah layak huni dari setengah data yang ada.
“Berarti kewajiban kita sekitar 30 ribu, sisanya kabupaten kota. Kemudian kan bukan hanya rumah tapi jalan, terus tempat pengelolaan sampah, itu juga harus diurus,” ucapnya.
Hunian layak dengan standarisasi atap, kamar, dapur, dan toilet dengan sanitasi baik akan disiapkan pemerintah provinsi.
Anggaran Rp40 juta dikerahkan Dedi untuk pembangunan dan pemiliharan tiap unit yang ada. Jumlah tersebut dua kali lebih besar dari anggaran sebelumnya yaitu Rp20 juta tiap unitnya.
Berdasarkan data P3KE (Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem) dari Badan Perancanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Jawa Barat memiliki sekitar 2,1 juta rakyat miskin.
Dedi berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat miskin Jawa Barat selama 5 tahun masa kepemimpinannya.
“Per tahun mulai 2026 kita anggarkan 1,5 triliun untuk rumah rakyat miskin. Artinya kewajiban provinsi selama 5 tahun saya memimpin sudah bisa menyelesaikan setengah dari rumah rakyat miskin yang dibutuhkan,” janji Dedi.
“Jadi, dalam waktu 5 tahun di Jawa Barat sudah tidak ada lagi rumah tidak layak huni, semua rumah bersanitasi,” ucapnya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!