Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Stok BBM Seret, Bahlil: Swasta Bisa Pasok dari Pertamina

Desi Rossilawati
Jumat, 29 Agustus 2025 | 20:30 WIB
Bagikan
Stok BBM Seret, Bahlil: Swasta Bisa Pasok dari Pertamina
VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, meminta Shell Indonesia dan BP AKR untuk membeli pasokan bahan bakar minyak (BBM) dari PT Pertamina (Persero) apabila stok mereka menipis. Menurut Bahlil, pemerintah telah menetapkan kuota impor BBM bagi SPBU swasta setiap tahun dan menambah alokasinya hingga 10 persen mulai 2025. Namun, jika di tengah jalan pasokan masih kurang, maka opsi terbaik adalah membeli ke Pertamina. “Kalau 2024 si A mendapat 1 juta, maka 2025 dia mendapat 1,1 juta dan itu sudah kita lakukan. Kalau ada yang masih kurang, silahkan beli juga di Pertamina,” ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (29/8/2025). Bahlil menegaskan bahwa Pertamina memiliki stok yang cukup untuk memenuhi kebutuhan SPBU swasta sehingga impor tambahan tidak perlu dilakukan. Ia menolak anggapan pemerintah pilih kasih dalam distribusi BBM, sebab menurutnya, langkah ini justru untuk menjaga neraca ekspor-impor dan kondisi energi nasional. “Kalau ada yang kurang di sana belilah di Pertamina. Di aturan juga mengatakan kalau swasta belum mendapat alokasi sesuai dengan kebutuhannya silahkan beli di Pertamina. Pertamina itu ada kilangnya,” tambahnya. Ia memastikan produksi dari Kilang Pertamina Internasional (KPI) mampu menutupi kekurangan pasokan swasta. “Saya cek stok Pertamina masih banyak. Saya kan harus menjaga neraca komoditas, salah satu indikator kita punya lifting dan produksi kita baik kalau mengurangi impor, bukan menambah impor. Habiskan dulu dong (stoknya),” tegas Bahlil. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.