SOSOK | Gagan Wirahma, Ketua KBA SMAN Cimindi-13 2020–2025, Berikut Profil Lengkapnya
Di tengah keterbatasan itu, Gagan mendorong berbagai inovasi. Salah satunya pengelolaan sampah. Desa Cianjuang memiliki bank sampah yang dikelola ibu-ibu, bekerja sama dengan pengelola Bendungan Saguling dan Bank Sampah Bersinar Jawa Barat. Sebelumnya, pada 2009, ia bahkan sudah merintis bank sampah yang diresmikan Dede Yusuf. Kini, sampah bisa ditukar dengan uang, sembako, bahkan kredit rumah.
Gagan juga berkolaborasi dengan Polban untuk merintis pembuatan paving block dari sampah. Walau terkendala lahan, ia yakin inovasi ini akan terus berkembang. Apalagi Cianjuang adalah desa transisi, “diskotik”—di sisi kota saeutik—yang berbatasan langsung dengan Kota Cimahi sehingga dinamika lingkungannya sangat cepat.
Prestasi demi prestasi diraihnya. Di tingkat nasional, Desa Cianjuang pernah meraih juara pertama UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) tahun 2011. Program Bina Keluarga Balita (BKB) juga meraih juara nasional beberapa kali. Semua itu tak lepas dari kreativitas masyarakat, seperti kerajinan kupu-kupu dari limbah pasta gigi yang dahulu membawa desa ini harum hingga kancah nasional.
Filosofi
Ketika ditanya soal nilai kehidupan, Gagan tersenyum. “Hidup itu mengalir saja, seperti air,” katanya. “Segala sesuatu sudah ditakdirkan oleh Yang Maha Kuasa, tapi kita tetap harus berusaha.” Filsafat sederhana itu membuatnya tetap rendah hati di tengah jabatan dan prestasi.
Sebagai pemimpin desa, ia mengaku telah melalui masa-masa efisiensi anggaran. Namun ia memastikan bahwa semua program tetap berjalan secara aman dan akuntabel, selalu didampingi pengawasan dari BPD dan kejaksaan melalui konsultasi berkala. Kuncinya tetap sama: komunikasi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!