Soroti Kesenjangan Digital di Seluruh Kawasan, ASEAN Foundation Ungkap Hasil Penelitian Tentang Literasi Digital
Dengan dirilisnya penemuan penting ini, ASEAN Foundation ingin memulai diskusi yang berarti dan mendorong kerjasama di antara pihak-pihak terkait untuk menghadapi tantangan literasi digital yang kompleks di kawasan ASEAN. Tujuannya adalah untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap mis/disinformasi melalui program literasi digital yang komprehensif dan melibatkan berbagai pihak, dengan memperhatikan perbedaan infrastruktur, pengaruh budaya, dan kebijakan pemerintah di seluruh ASEAN. Seperti yang disampaikan oleh Marija Ralic, Lead untuk Google.org APAC, "Kami dengan bangga mendukung ASEAN Foundation dalam pemberdayaan masyarakat di seluruh wilayah ASEAN dengan keterampilan literasi media dan keamanan daring yang penting. Komitmen Google.org dalam meningkatkan keamanan digital sepenuhnya sejalan dengan misi ASEAN Foundation untuk memberdayakan komunitas-komunitas ASEAN melalui literasi digital, yang akan berkontribusi pada ketahanan digital ASEAN."
Sebelumnya, Google.org telah memberikan dukungan kepada ASEAN Foundation dengan hibah sebesar $1.5 juta untuk membantu pelaksanaan ASEAN DLP dari tahun 2022 hingga 2024.
ASEAN Regional Symposium juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pengawas ASEAN Foundation, perwakilan dari Google.org, perwakilan dari Sekretariat ASEAN, mitra pelaksana lokal ASEAN DLP, entitas-entitas ASEAN, lembaga-lembaga strategis, dan pakar literasi digital di wilayah tersebut. Simposium tersebut diakhiri dengan diskusi panel tentang "From Divide to Empowerment: Strategies for Inclusive Digital Literacy in ASEAN" yang membahas strategi pemberdayaan menuju literasi digital yang inklusif, terutama di kalangan komunitas-komunitas kurang beruntung di ASEAN.
@yuli dwiyanti
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!