Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026

Soroti Infrastruktur Bengkulu, Erna Sari Dewi Dorong Percepatan Tol dan Penanganan Longsor

Desi Rossilawati
Selasa, 7 April 2026 | 17:02 WIB
Bagikan
Soroti Infrastruktur Bengkulu, Erna Sari Dewi Dorong Percepatan Tol dan Penanganan Longsor

Isu lain yang disorot adalah status ruas jalan Ketahun-Bintunan yang sebelumnya merupakan jalan nasional, namun kini disebut berstatus “non-status”.

Erna mempertanyakan kejelasan kewenangan pengelolaan jalan tersebut karena tidak lagi berada di bawah pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Kalau tidak jelas kewenangannya, maka penanganannya menjadi parsial dan tidak berkelanjutan,” tegasnya.

Erna juga mengungkapkan meningkatnya jumlah titik longsor di Bengkulu akibat curah hujan tinggi dan kondisi geografis wilayah.

Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah titik longsor meningkat dari 45 menjadi 53 titik. Ia menilai kondisi ini menunjukkan bahwa infrastruktur jalan nasional di Bengkulu “tidak baik-baik saja”.

Menurutnya, penanganan longsor tidak cukup dilakukan secara insidental, melainkan membutuhkan solusi jangka panjang berbasis pendekatan struktural.

“Posisi geografis Bengkulu memang membutuhkan penanganan yang lebih komprehensif,” ujarnya.

Melalui Rapat Kerja tersebut, Erna berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur di Bengkulu, mulai dari percepatan tol, kejelasan status jalan, hingga mitigasi bencana longsor.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.