Soroti Infrastruktur Bengkulu, Erna Sari Dewi Dorong Percepatan Tol dan Penanganan Longsor
Isu lain yang disorot adalah status ruas jalan Ketahun-Bintunan yang sebelumnya merupakan jalan nasional, namun kini disebut berstatus “non-statusâ€.
Erna mempertanyakan kejelasan kewenangan pengelolaan jalan tersebut karena tidak lagi berada di bawah pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
“Kalau tidak jelas kewenangannya, maka penanganannya menjadi parsial dan tidak berkelanjutan,†tegasnya.
Erna juga mengungkapkan meningkatnya jumlah titik longsor di Bengkulu akibat curah hujan tinggi dan kondisi geografis wilayah.
Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah titik longsor meningkat dari 45 menjadi 53 titik. Ia menilai kondisi ini menunjukkan bahwa infrastruktur jalan nasional di Bengkulu “tidak baik-baik sajaâ€.
Menurutnya, penanganan longsor tidak cukup dilakukan secara insidental, melainkan membutuhkan solusi jangka panjang berbasis pendekatan struktural.
“Posisi geografis Bengkulu memang membutuhkan penanganan yang lebih komprehensif,†ujarnya.
Melalui Rapat Kerja tersebut, Erna berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur di Bengkulu, mulai dari percepatan tol, kejelasan status jalan, hingga mitigasi bencana longsor.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!