Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026 12 Jul 2026 Survei: Pendapatan Tak Menentu Jadi Hambatan Utama Menabung Haji 12 Jul 2026 Kemnaker Gandeng bank bjb Tingkatkan Kompetensi SDM 12 Jul 2026 PGE Cetak Nilai Tambah Rp5,15 Miliar lewat Transformasi Digital 12 Jul 2026 OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026 Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026 12 Jul 2026 Survei: Pendapatan Tak Menentu Jadi Hambatan Utama Menabung Haji 12 Jul 2026 Kemnaker Gandeng bank bjb Tingkatkan Kompetensi SDM 12 Jul 2026 PGE Cetak Nilai Tambah Rp5,15 Miliar lewat Transformasi Digital 12 Jul 2026 OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026

Sopir Taksi Diperiksa, Duka Bekasi Timur Masih Terasa

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 15:19 WIB
Bagikan
Sopir Taksi Diperiksa, Duka Bekasi Timur Masih Terasa

VISI.NEWS | BEKASI-   Duka masih menyelimuti peristiwa kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Di tengah proses penyelidikan, satu nama kini menjadi sorotan, seorang sopir taksi yang diduga menjadi awal rangkaian kejadian tragis tersebut. Bekasi, Senin (27/4/2026),

Sopir taksi hijau berinisial RRP telah diperiksa oleh kepolisian. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap peran dan kronologi yang mengawali kecelakaan yang merenggut 16 nyawa.

Peristiwa bermula saat sebuah KRL harus berhenti mendadak setelah menabrak taksi listrik di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur. Dalam situasi itu, rangkaian kereta lain tertahan di jalur.

Beberapa saat kemudian, KA Argo Bromo melintas dan menabrak rangkaian KRL yang tidak bergerak. Benturan tersebut menjadi momen paling memilukan, meninggalkan korban jiwa dan luka yang mendalam bagi keluarga.

Bagi banyak orang, kejadian ini bukan sekadar angka atau laporan. Ada cerita kehilangan, ada keluarga yang menunggu kepulangan yang tak pernah terjadi.

Polisi telah memeriksa sopir taksi tersebut sejak Selasa dan kembali melakukan pemeriksaan lanjutan pada Rabu. Kendaraan yang diduga menjadi pemicu kecelakaan juga telah diamankan dalam kondisi rusak berat.

Selain itu, petugas memastikan kondisi kendaraan serta melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sopir, termasuk tes urine, sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Di balik penyelidikan yang berjalan, masyarakat berharap kebenaran segera terungkap. Lebih dari itu, ada harapan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.