IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Sopir Taksi Diperiksa, Duka Bekasi Timur Masih Terasa

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 15:19 WIB
Bagikan
Sopir Taksi Diperiksa, Duka Bekasi Timur Masih Terasa

VISI.NEWS | BEKASI-   Duka masih menyelimuti peristiwa kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Di tengah proses penyelidikan, satu nama kini menjadi sorotan, seorang sopir taksi yang diduga menjadi awal rangkaian kejadian tragis tersebut. Bekasi, Senin (27/4/2026),

Sopir taksi hijau berinisial RRP telah diperiksa oleh kepolisian. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap peran dan kronologi yang mengawali kecelakaan yang merenggut 16 nyawa.

Peristiwa bermula saat sebuah KRL harus berhenti mendadak setelah menabrak taksi listrik di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur. Dalam situasi itu, rangkaian kereta lain tertahan di jalur.

Beberapa saat kemudian, KA Argo Bromo melintas dan menabrak rangkaian KRL yang tidak bergerak. Benturan tersebut menjadi momen paling memilukan, meninggalkan korban jiwa dan luka yang mendalam bagi keluarga.

Bagi banyak orang, kejadian ini bukan sekadar angka atau laporan. Ada cerita kehilangan, ada keluarga yang menunggu kepulangan yang tak pernah terjadi.

Polisi telah memeriksa sopir taksi tersebut sejak Selasa dan kembali melakukan pemeriksaan lanjutan pada Rabu. Kendaraan yang diduga menjadi pemicu kecelakaan juga telah diamankan dalam kondisi rusak berat.

Selain itu, petugas memastikan kondisi kendaraan serta melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sopir, termasuk tes urine, sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Di balik penyelidikan yang berjalan, masyarakat berharap kebenaran segera terungkap. Lebih dari itu, ada harapan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.