Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Solusi Sementara untuk Pedagang Pasar Kebon Kembang Pascakebakaran

Desi Rossilawati
Rabu, 2 Juli 2025 | 14:00 WIB
Bagikan
Solusi Sementara untuk Pedagang Pasar Kebon Kembang Pascakebakaran

VISI.NEWS | KOTA BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mendatangi lokasi pasca kebakaran di Blok B Pasar Kebon Kembang, Kecamatan Bogor Tengah, Senin (30/6/2025).

Jenal Mutaqin didampingi Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya meninjau area kios yang hangus akibat kebakaran pada akhir Mei lalu. Dalam peristiwa tersebut diketahui ada 17 los dan 3 kios yang terdampak.

Jenal Mutaqin bersama para pedagang berdiskusi untuk mencari solusi sementara penanganan pasca kebakaran, di tengah proses investigasi pihak kepolisian terkait penyebab kebakaran.

“Jadi yang pertama soal listrik. Saat ini PLN akan melakukan survei untuk memastikan apakah bisa menggunakan aliran listrik sementara. Karena memang pascakebakaran listrik mati dan harus mengambil aliran dari blok lain,” jelas Jenal Mutaqin dikutip dari laman resmi pemprov Jabar, Rabu (2/7/2025).

Kedua, terkait komunikasi dengan Polresta Bogor Kota, mengenai identifikasi pasca kebakaran.

Jenal Mutaqin mengungkapkan akan melakukan rapat khusus dengan pihak kepolisian untuk memperbarui informasi tersebut.

“Soal kasus dugaan dan lain-lain itu menjadi kewenangan pihak kepolisian. Kita tidak memiliki kapasitas untuk itu,” ujarnya.

Solusi berikutnya adalah soal keamanan pasar. Pasalnya, pasca kebakaran banyak akses jalan masuk ke area pasar yang dikhawatirkan pedagang dapat dimanfaatkan untuk aksi pencurian. Ditambah lagi kondisi pasar yang gelap karena belum teraliri listrik.

“Dari tujuh anggota keamanan, saya minta ditambah menjadi 12 orang untuk berjaga pada malam hari. Bahkan kalau perlu meminta bantuan penjagaan dari OPD,” tuturnya.

Terakhir, Perumda Pasar Pakuan Jaya menawarkan relokasi sementara kepada pedagang terdampak ke Blok A dan Blok F.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin, menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai upaya sementara untuk penanganan pascakebakaran.

“Sekarang sedang dilakukan pembenahan dan penelusuran kabel-kabel listrik bersama tim teknik. Mudah-mudahan secepatnya bisa kita selesaikan,” tutup Jenal Abidin.  @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.