Solusi Berkebun di Lahan Sempit, 10 Tanaman Hidroponik Ini Bisa Jadi Pilihan
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 9 September 2025 | 13:01 WIB
Seledri adalah sayuran batang yang dapat ditanam secara hidroponik dan sangat cocok untuk pemula, terutama jika ingin memanen batangnya. Seledri dapat tumbuh dengan baik dalam sistem DWC atau NFT, dan dapat dipanen dengan memotong batang luarnya, memungkinkan pertumbuhan kembali.
Seledri dapat dipanen dalam waktu sekitar 80-90 hari dari biji, atau lebih cepat jika ditanam dari pangkal batang yang diregenerasi. Tanaman ini membutuhkan pasokan air dan nutrisi yang konsisten untuk menghasilkan batang yang renyah dan berkualitas.
Seledri membutuhkan pH antara 6.0 hingga 7.0 dan nutrisi yang kaya nitrogen untuk pertumbuhan daun dan batang yang optimal. Meskipun membutuhkan sedikit lebih banyak ruang vertikal dibandingkan sayuran daun lainnya, seledri masih dapat dikelola di kebun belakang yang kecil.
10. Mint
Mint adalah herba aromatik yang sangat mudah tumbuh secara hidroponik dan dapat memberikan pasokan segar untuk minuman atau masakan. Mint dikenal karena pertumbuhannya yang agresif dan kemampuannya untuk beradaptasi dengan berbagai sistem hidroponik, termasuk sistem sederhana. Mint dapat tumbuh dengan sangat cepat dalam sistem hidroponik dan dapat dipanen secara terus-menerus dengan memangkas daunnya. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak ruang dan dapat ditanam dalam wadah kecil atau sistem vertikal. Mint membutuhkan pH antara 6.0 hingga 7.0 dan nutrisi umum yang seimbang, menjadikannya pilihan yang sangat mudah bagi pemula. Berbagai varietas mint seperti peppermint atau spearmint dapat ditanam secara hidroponik di kebun belakang Anda. @desi